Masjid Berkubah Emas di Dunia

Syarif Bijaksana   |   Wisata  |   Minggu, 27 Mei 2012 - 12:26:52 WIB   |  dibaca: 471 kali
Masjid Berkubah Emas di Dunia

Masjid Berkubah Emas di Dunia

GlobalNews - Masjid Berkubah Emas di Dunia

Indonesia cukup kaya dengan Masjid-masjid megahnya seperti Masjid Istiqlal yang menjadi masjid terbesar di Asia Tenggara. Tetapi tahukah anda bahwa di dunia hanya ada 7 masjid yang berkubah emas, salah satunya ada di Indonesia. Masjid-masjid tersebut adalah :

1.Masjid Jame’ Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei

Masjid yang merupakan bagian dari kompleks Istana Bolkiah didirikan pada pertengahan tahun 1980-an untuk memperingati 25 tahun Sultan Hassanal Bolkiah berkuasa. Masjid ini memiliki 29 kubah yang terbuat dari emas murni 24 karat. Bangunan yang terletak di tengah taman yang asri ini mempunyai luas hampir 2 ha lebih. Keseluruhan kawasan masjid ini dipagari dengan kisi-kisi besi dengan panjang kira-kira 1.082 km. Terdapat lima pintu masuk ke lokasi ini, disamping dua pintu khusus untuk keluarga kerajaan dan tamu Negara. Masjid ini memiliki 4 menara yang masing-masing tingginya 189 kaki, dimana ada sekitar 297 anak tangga pada setiap menara tersebut. Melalui menara ini, pengunjung bisa melihat pemandangan sekitar masjid dan juga pemandangan Bandar Seri Begawan dan Kampong Ayer.

2.Masjid Al-Askari di Samarra, Irak

Masjid Al-Askari merupakan masjid yang dibangun pada tahun 944 M. Masjid ini terletak di kota Samarra, Irak.

3.Masjid Qubbah As Sakhrah / Dome of the Rock di Yerusalem, Palestina

Masjid Qubbah As Sakhrah atau di kenal dengan Dome of the Rock dibangun pada sekitar tahun 690M oleh Abdul Malik bin Marwan yang merupakan salah satu raja dalam bani Umayah dan kemudian diikuti dengan pembangunan Masjidil Aqsha yang selesai pada tahun 710M. Masjid ini dahulu-mungkin juga sampai sekarang di anggap sebagai masjid Al Aqsha. Klarifikasi hal ini dapat di lihat pada blog Harry Sufehmi. Sebagian orang juga menganggap bangunan ini bukanlah masjid melainkan hanya tumpukan batu besar.

4.Masjid Suneri, Lahore, Pakistan

Masjid Suneri memiliki 3 kubah emas. Satu kubah utama, 2 lainnya di sisi kanan dan kiri. Masjid ini didirikan oleh Nawab Syed Bahkari Khan, anak Wakili Gubernur Lahore pada tahun 1753 M.

5.Masjid Sultan Singapura

Tahun 1928, begitu mendapat uang dari kongsi Dagang inggris sebanyak SGD 3000, Sultan Singapura langsung merenovasi masjid yang ada di kawasan Little India. Perubahan antara lain juga dengan mengganti kubah lama dengan kubah emas. Masjid ini segera menjadi masjid terbesar di Singapura dari sekitar 80-an masjid yang ada. Masjid Sultan adalah masjid tertua kedua di Singapura dan dikategorikan national heritage.

6.Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Brunei

Brunei memiliki 2 masjid yang berkubah emas. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah yang didirikan pertama kali. Mulai digunakan tahun 1958, masjid ini terletak di tengah danau buatan yang bersih. Kubahnya terbuat dari emas 24 karat. Biaya pembangunan menghabiskan USD 5 juta. Pada zamannya, Masjid Omar
Ali diperhitungkan sebagai salah satu bangunan terindah di dunia.

7.Masjid Dian Al Mahri di Depok, Indonesia

Masjid dengan kubah emas yang terbaru adalah Masjid Dian Al Mahri yang letaknya di Depok Jawa Barat, tepatnya di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere Depok. Masjid ini mulai di bangun pada tahun 1999 dan di resmikan pada bulan April tahun 2006. Masjid ini merupakan milik pribadi dari Hajjah Dian Djurian Maimun Al-Rasyid, seorang pengusaha dari Serang, Banten dan pemilik Islami Center Yayasan Dian Al-Mahir. Masjid ini luas bangunannya mencapai 8.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 70 ha. Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza) dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornament. Halaman dalam berukuran 45×57 m dan mampu menampung 8.000 jemaah. Enam menara (minaret) berbentuk segi enam, yang melambangkan rukkun iman, mejulang setinggi 40 m. Keenam menara itu dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornament melingkar. Pada puncaknya terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat. Sedangkan kubahnya mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India. Lima kubah melambangkan rukun islam seluruhnya dibalut mizaik berlapis emas 24 karat yang meterialnya diimpor dari Italia. Pada bagian interiornya, ada pilar-pilar kokoh yang menjulang tinggi guna menciptakan skala ruang yang agung. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang pengerjaannya digarap ahli dari Italia. Di sekitar masjid dibuat taman dengan penataan yang apik dan detail. Selain taman, juga dibangun rumah tinggal sang pendiri masjid dan gedung serbaguna yang menjadi tempat istirahat para pengunjung. Sedangkan untuk parkir, disiapkan lahan seluas 7.000 meter persegi yang mampu menampung kendaraan 300 bus atau 1.400 kendaran kecil.

Profil Syarif Bijaksana

Syarif Bijaksana

isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil.


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook