Menpora Tegaskan Tetap Mengeluarkan Dana Pramuka untuk Gelar Acara Raimuna 2017

Nazam   |   Olah Raga  |   Sabtu, 29 Juli 2017 - 00:27:05 WIB   |  dibaca: 104 kali
Menpora Tegaskan Tetap Mengeluarkan Dana Pramuka untuk Gelar Acara Raimuna 2017

Kemenpora, Imam Nahrawi, tengah. [Foto : www.kemenpora.or.id]

KABAR BERITA, Jakarta - Menteri Pemuda dan olahraga (Menpora), Imam Nahrawi selain menyampaikan duka meninggalnya suporter Persib Bandung Ricko Andrean Maulana hari Jumat (28/7/2017). Menpora bersama Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, dan Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Imam Gunawan juga menyampaikan masalah Pramuka yang saat ini sedang ramai di bicarakan. 

Seperti dilansir Pada laman resmi, www.kemenpora.or.id pada konpers tersebut, Menpora menegaskan bahwa pemerintah tetap mendukung pelaksanaan Raimuna 2017 berjalan sukses dengan mencairkan anggaran Raimuna 2017 sebesar Rp 10 miliar.

"Untuk soal pramuka, kita tahu dalam waktu dekat ini ada agenda besar Pramuka yakni Raimuna 2017. Saya ingin acara itu tetap sukses dan bisa berjalan dengan baik, acara itu harus menjadi kawah candradimuka niat dan ikrar agar menjadi manusia Pancasila. Makanya, anggaran Raimuna 2017 yang sebesar Rp 10 miliar akan segera kami cairkan, kita berharap itu sebagai dukungan pemerintah untuk mensukseskan Raimuna 2017," tegasnya. 

Mengenai masalah pramuka, Menpora sebagai wakil pemerintah telah melakukan pendalaman tentang isu yang berkembang saat ini.

"Setelah mendengar, membaca dan mendalami tentang isu yang berkembang terakhir bahwa pemerintah menaruh konsen yang luar biasa, terutama Kemenpora sangat konsen terhadap pembinaan organisasi kepemudaan dan pramuka. Pemerintah sudah melakukan langkah-langkah dan upaya untuk betul-betul selektif dan hati-hati menyesuaikan dengan mekanisme yang sedang dirancang baik dengan individu atau organisasi kemasyarakatan yang bertentangan dengan Pancasila. Pemerintah harus memilih dan memilah mana yang terkait inividu sama oraganisasi," kata Menpora 

"Masalah individu maupun unsur-unsur yang memungkinkan anti pancasila akan kita kembalikan pada mekanisme dan kami akan bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga yang lain. Bilaman secara internal manakala ada pandangan tentang pramuka maka akan kita kembalikan pada mekanisme dalam pramuka itu sendiri, karena mereka punya aturan dan AD/ART sendiri," terangnya.

Terakhir Menpora memberikan rasa optimis dan semangat kepada seluruh anggota pramuka di Indonesia untuk tetap mencintai NKRI. 

"Jangan khawatir saya Menpora juga selaku anggota pembina Kwarnas juga belum pernah mendapat laporan. Kepada seluruh anggota pramuka di tanah air, ayo mari kita sama-sama selamatkan Pramuka Indonesia dari nilai-nilai yang meruntuhkan kita dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). [KaBer/003]

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook