Kejaam...!!! La Ode Teresi Bunuh Warganya Sendiri

Nazam   |   Hukum  |   Jumat, 04 Agustus 2017 - 23:06:24 WIB   |  dibaca: 81 kali
Kejaam...!!! La Ode Teresi Bunuh Warganya Sendiri

Pelaku pembunuhan, La Ode Teresi (tengah).

KABAR BERITA, Muna Barat - Korban pembunuhan, La Faala (59), warga Desa Wandoke, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia dibunuh oleh orang sekampungnya  La Ode Teresi (35) yang juga warga Wandoke menggunakan sebilah parang pada, Kamis (03/08/2017).

Berdasarkan informasi yang di himpun dari berbagai sumber, sekira pukul 06 : 00 WITA La ode Taresi mendatangi rumah korban (La Faala), dan langsung melakukan penganiyayaan dengan menggunakan sebilah parang mengarahkan keleher korban.

Akibatnya, korban meninggal dunia di tempat kejadian (di rumah korban), dengan luka bagian leher hampir putus.

Setelah melakukan aksinya, La ode Taresi (pelaku) langsung kembali ke rumahnya untuk bersembunyi.

Sekira pukul 07 : 00 WITA anggota Polsek yang pimpin oleh Kapolsek Tikep Ipda. Paniran melakukan penangkapan terhadap pelaku dan diamankan di Polsek Tikep. Motiv pembunuhan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polsek Tikep.

Di duga pelaku mengalami gangguan jiwa sudah bertahun - tahun dan pernah masuk penjara sebanyak dua kali dalam kasus penganiayaan.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut dan pelaku sudah di amankan dan ditahan oleh pihak kepolisian.

“Ia Sudah. sekitar pukul 07 : 30 WITA.  Alamatnya, Desa Wandoke, Kecamatan Tikep Kabupaten Muna Barat,” tandasnya melalui pesan Whatsapnya.

Kejadian pembunuhan, kata orang nomor satu di Polres Muna itu, terjadi pada hari Kamis tanggal 03/08/2017 di Desa wandoke.

“Korbannya, La Faala dibunuh oleh La ode Terisi Bin La Ide Harusu,” tulisnya.

Atas kejadian itu terlapor, di jerat pasal 338 tentang pembunuhan dan pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. [KaBer/005]

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook