Tebar Fitnah Keji, Video Pidato Ketua Fraksi NasDem Menuai Protes Banyak Kalangan

Nazam   |   Politik  |   Sabtu, 05 Agustus 2017 - 12:25:46 WIB   |  dibaca: 61 kali
Tebar Fitnah Keji, Video Pidato Ketua Fraksi NasDem Menuai Protes Banyak Kalangan

KABAR BERITA, Jakarta - Video pidato Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur ( NTT ) mendadak viral di sosial media. Dalam potongan video berdurasi 2 menit 5 detik itu, ia berorasi bahwa ada kelompok ekstremis yang hendak mengubah konsep pemerintahan di Indonesia menjadi khilafah.

Menyikapi hal itu, wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, mengatakan , pidato Viktor itu mengandung fitnah yang keji terhadap Gerindra dan tiga partai lain. Fadli menyayangkan ucapan tersebut disampaikan petinggi partai, yang dalam sistem demokrasi ini biasa bekerja sama.

Selain itu kata Fadlizon, Viktor menyebut ada partai-partai di DPR yang intoleran dan mendukung khilafah, seperti Gerindra, Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.

"Banyak sekali kader Gerindra yang kecewa dan marah, bahkan akan melakukan suatu tuntutan hukum," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 4 Agustus 2017.

Adapun Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan hal yang dilakukan Viktor adalah upaya menjaga Pancasila dan UUD 1945 dari ideologi lain. Viktor berbicara seperti itu dalam rangka menyampaikan perkembangan politik saat ini kepada masyarakat, khususnya tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Masyarakat.

Fadli berujar persaingan antar partai sudah biasa terjadi. Namun jangan sampai salah satu pihak menebar fitnah.

"Apalagi fitnah yang kejam dan keji seperti yang dilakukan Viktor," tuturnya.

Video pidato Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu  bukan hanya disikapi Fadlizon, nmun menuai kecaman banyak kalangan.

Dimana dalam pidatonya, isinya menuduh empat partai politik berada di belakang kelompok ekstremis dan gerakan khilafah yang ingin mengganti NKRI.

Dalam potongan pidato itu terdengar secara eksplisit bahwa Victor mengajak hadirin tidak memilih para calon kepala daerah atau calon legislator dari partai-partai yang ada di belakang ekstremis dan gerakan pro khilafah. [KaBer/009]
 

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook