Inovasi Baru, Ngurus Pasport Sekarang Bisa Via WhatsApp

Nazam   |   Nasional  |   Rabu, 09 Agustus 2017 - 10:17:23 WIB   |  dibaca: 149 kali
Inovasi Baru, Ngurus Pasport Sekarang Bisa Via WhatsApp

Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Ronny Franky Sompie saat diwawancara para awak media.

KABAR BERITA, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)  berinovasi terkait pengurusan paspor via WhatsApp (WA). Ada 26 kantor imigrasi yang siap melayani agar tidak terjadi penumpukan.

“Paspor online itu bisa melalui WA. Karena ini masih sistem uji coba, jadi yang kita lakukan paspor online itu baru di 26 kantor imigrasi di seluruh Indonesia,” kata Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Ronny Franky Sompie kepada wartawan di Hotel Mandarin, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2017).

Dikatakan Ronny, uji coba di 26 kantor Imigrasi ini melayani pengurusan 150 paspor per hari. Nomer antrean diinformasikan via WA untuk menghindari antrean menumpuk. Sehingga bersangkutan tidak perlu harus menunggu di kantor Imigrasi, katanya.

 

Tata cara Pembuatan pasport Via WhatsApp

Dengan layanan antrian paspor via WA ini, masyarakat yang ingin membuat paspor baru atau perpanjang paspor dapat mendaftarkan diri dengan cara mengirim pesan ke nomor WA Imigrasi Bogor yakni 08 1111 00 333.

Tata cara pendaftaran dengan mengirimkan data diri mengetik #NAMA#TGLLahir#TglKedatangan. Contoh: #Budi#25011987#07082017 lalu kirim ke 08 1111 00 333”

Untuk Imigrasi Batam, pemohon mengirimkan pesan via WA ke nomor 0822 8886 2017 atau 0822 8882 2017 pada jam pelayanan yaitu dari pukul 7.30 sampai pukul 10.00 dengan mengetik #NAMA#TGLLahir#Alamat + FOTOEKTP.

Sementara untuk Imigrasi Jakarta Pusat, pemohon paspor cukup mengirim pesan dengan format #NAMA#TGLLahir#TglKedatangan melalui WA di nomor 0812 9900 4406.

Contoh: #Budi#25011987#07082017 lalu kirim ke 0812 9900 4406.

Setelah mendaftarkan diri, akan ada balasan dari Imigrasi berupa nomor barcode berupa kode booking. Nomor ini direplay untuk selanjutnya pemohon mendapatkan nomor antrean, sekaligus jadwal untuk datang ke kantor Imigrasi.

Pemohon wajib datang 30 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan. Bila pemohon datang terlambat pada jadwal yang telah ditentukan kode booking akan hangus. Kantor Imigrasi, kata Rony, masih melayani antrean pembuatan paspor secara manual khusus untuk orang tua dan anak-anak.

Sebagai informasi, 26 kantor Imigrasi berbasis WA ini tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang. Sisanya ada di Makassar, Medan, Bandung, Surabaya, dan Denpasar.

Namun demikian, Rony mengingatkan bahwa sistem WA hanya untuk panggilan urutan antrean dan bukan untuk pengurusan paspor keseluruhan. Hal ini dimaksud agar tidak ada penumpukan di jam-jam tertentu. [KaBer/HNN]

 

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook