Dinilai Tak Netral, FMP2B Demo Desak DPRD Bubarkan PP2KD

Nazam   |   Hukum  |   Kamis, 10 Agustus 2017 - 19:40:19 WIB   |  dibaca: 51 kali
Dinilai Tak Netral, FMP2B Demo Desak DPRD Bubarkan PP2KD

Massa FMP2B saat melakukan aksi di depan Kantor DPRD Bangkalan.

KABAR BERITA, Bangkalan -  Ratusan massa dari Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor DPRD setempat, mendesak panitia pemilihan kepala desa (P2KD) di desanya untuk di bubarkan karena dinilai tidak netral.

Massa aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pengawal Pilkades Bersih (FMP2B) melakukan longmarch dari stadion menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Madura, Jawa Timur, Kamis, (10/8/2017).

Kedatangan massa tersebut untuk mendesak komisi A dan Bupati agar bersikap tegas atas adanya pelanggaran yang dilakukan oleh P2KD di desanya.

"Kedatangan kami selaku masyarakat mendesak komisi A untuk menggambil sikap tegas apa yang sudah dilakukan P2KD di Desa Brangang dan medesak penegak hukum agar mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran oleh P2KD dan Camat Klampis," kata Koorlap aksi, Subairi.

Orator lainya, Satiyam mengharap para penegak hukum untuk memproses P2KD yang melanggar aturan dan mendesak bupati Bangkalan agar menindak tegas Camat Klampis yang di duga ada kongkalikong dengan P2KD.

Beberapa saat kemudian Komisi A DPRD Bangkalan menemui peserta aksi dan berdialog di dalam ruangan DPRD Bangkalan, sebanyak 20 orang perwakilan dari demonstran masuk kedalam ruangan yang disediakan oleh anggota Komisi A untuk melakukan dialog bersama.

Menanggapi perwakilan demonstran komisi A DPRD Bangkalan, yang diwakili anggota Komisi A DPRD Bangkalan, dari Fraksi Gerindra Kasmo, Holili dan Mahmudi dari Fraksi Hanura. Pihaknya berjanji akan mengawasi pelaksanaan tahapan Pilkades di Desa Bragang dan akan menindaklanjuti semua aduan dari masanyarakat, imbuhnya.

Ratusan massa mendapat pengawalan dari puluhan petugas Polres Bangkalan. [KaBer/HNN]

 

 

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook