Petani Tembakau Rajang di Lotim Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan DBHCHT

Nazam   |   Ekonomi  |   Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:49:54 WIB   |  dibaca: 53 kali
Petani Tembakau Rajang di Lotim Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan DBHCHT

Salah seorang Petani Tembakau Rajang saat melakukan pengeringan dengan sinar Matahari. [ KaBer ]

KABAR BERITA, Lombok -- Petani tembakau rajang Lenek Pesiraman, Kecamatan Aikmel ternyata hingga kini tidak pernah tersentuh bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah. Padahal, bantuan itu setiap tahun dianggarkan untuk bantuan para petani tembakau.

“Sejak menanam tembakau rajang ini, kami  belum dapat bantuan,” aku petani tembakau Rajang Lenek Pesiraman, Imran kepada media.

Anehnya, kata dia melanjutkan, dirinya baru mengetahui bantuan untuk petani tembakau rajang justru dari teman-teman media yang datang.“Saya baru tahu kalau ada bantuan itu, ya jadi heran juga kenapa kok kami gak dapat,” herannya.

Parahnya, ia mengaku tidak pernah tersentuh petugas penyuluh maupun UPT Dinas Pertanian sebab tidak pernah mengunjungi petani tembakau di kawasan ini.

“Rupanya saja saya tidak tahu, gak pernah turun data kami,” lanjutnya mulai dengan nada kesal.

Hal yang sama dikatakan petani tembakau rajang lainnya, H. Khairi yang mengaku kecewa dengan pemerintah. Terutama terhadap UPT dan penyuluh yang seharusnya mendata dan memberi masukan serta pengetahuan mendasar terkait hal ini.

“Barangkali mreka beranggapan kami tidak berhak, atau petani tembakau tertentu yang memperoleh DBHCHT atau yang berhak didata,” kesal Khairi.

Sementara ditempat terpisah Kepala DinasPertanian Lotim, M. Zaini saat dikonfirmasimengatakan kalau semua petani tembakaurajang maupun virginia di Lotim mendapatkan bantuan DBHCHT dari pemerintah daerah.

“Pengusulan dilakukan di tingkat bawah,” jelasnya. [ KaBer/ SL]

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook