Kawal DD, TP4D Gelar Sosialisasi Dengan Seluruh Kepala Desa di Lotim

Nazam   |   Hukum  |   Kamis, 24 Agustus 2017 - 19:42:55 WIB   |  dibaca: 59 kali
Kawal DD, TP4D Gelar Sosialisasi Dengan Seluruh Kepala Desa di Lotim

KABAR BERITA, Lombok Timur -- Kebijakan pemerintah pusat dengan mengucurkan Dana Desa yang sangat besar bagi setiap desa tersebut, harus dikelola secara baik dan dapat dipertanggungjawabkan secara benar. 

Sesuai UU Nomor 6 tahun 2014, telah menempatkan Kepala Desa sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan tertinggi di desa. Besarnya tanggung jawab pengelolaan keuangan desa tersebut, harus diikuti dengan peningkatan kapasitas atau kemampuan para Kepala Desa dan perangkat desa tentang pengelolaan keuangan. 

Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka desa diharuakan melakukan sosialisasi dan pelatihan, baik kepada aparat pemerintah kabupaten/kota maupun aparat desa agar mempunyai pemahaman yang tepat dan kompetensi yang memadai dalam melaksanakan UU Desa.

Selain itu juga melakukan pendampingan kepada aparat Desa. Dalam rangka pendampingan tersebut, telah dialokasikan anggaran yang cukup besar bagi Kementerian Desa dan PDTT untuk merekrut, melatih dan mendistribusikan tenaga pendamping lapangan (fasilitator), termasuk dari fasilitator eks PNPM, ke desa-desa di seluruh Indonesia.

Demikian dikatan, Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Tri Cahyo Hananto, SH saat Sosialisasi "Peran TP4D Dalam Mengawal Dan Mengamankan Implementasi Dana Desa",  di Aula Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis ( 24/8/2017 ).

Tri Cahyo mengatakan, tujuan sosialisasi ini adalah melaksanakan penegakan hukum yang efektif dengan mengutamakan pencegahan.  Artinya TP4D Kabupaten Lombok Timur, mengajak stakeholder terkait untuk bersama-sama melakukan pembinaan dan pengawalan pengelolaan Dana Desa di Lotim, juga menghilangkan rasa takut dan keraguan Kades dalam mengelola dana Desa dan mengoptimalkan anggaran yang ada di Desanya masing-masing. Jelasnya.

“Manfaat pengawalan di Desa masing-masing adalah bersama-sama menghapus keraguan kepada pemerintah Desa dalam penyerapan anggaran dana desa. Untuk meningkatkan pengawasan DD lanjutnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) harus diperkuat,” ujar Tri Cahyo.

Lebih jauh Tri Cahyo menjelaskan, pengawalan dana desa kata dia,  semakin diperketat, karena akan dilakukan sejak awal sampai akhir. Baik dari perencanaan di forum musyawarah desa (Musdes), pelaksanaan sampai pembuatan laporan. Dana Desa

Lanjut Try Cahyo, melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) tidak akan berjalan sendiri. Nantinya tim akan bersama Pemkab dan elemen masyarakat lain mengawal dana desa yang semakin besar dari tahun ke tahun. 

Harapannya pengawalan itu akan membuat dana tepat sejak awal. Baik tepat perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Sebab dana desa nanti jumlahnya diperkirakan akan semakin besar.

Salah satu aspek yang sangat penting dalam menjaga akuntabilitas penggunaan dana desa, adalah “Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa”. Hal ini akan dilakukan melalui mekanisme pelaporan secara berjenjang antar tingkat pemerintahan. Pemantauan dan evaluasi dana desa dilakukan baik oleh Pemerintah Pusat atas kinerja Bupati/Walikota, maupun oleh Bupati/Walikota atas kinerja Kepala Desa.

Pemantauan Pemerintah Pusat dilakukan terhadap penerbitan Peraturan Bupati/Walikota, penyaluran, serta pelaporan konsolidasi penggunaan dana desa. Adapun pemantauan Bupati dilakukan terhadap SiLPA Dana Desa.

Apabila terjadi pelanggaran pengelolaan dana desa akan berakibat pada sanksi pada desa tersebut. Sanksi tersebut dapat berupa, Penundaan penyaluran; dan/atau Pemotongan penyaluran dana desa yang dilakukan secara berjenjang antar tingkatan pemerintahan sesuai kewenangannya.

Selain itu kata Tri Cahyo, pihak Kementerian Keuangan juga dapat menunda penyaluran DAU dan/atau DBH kabupaten/kota yang bersangkutan, apabila Bupati tidak segera menyalurkan dana desa tepat waktu dan tepat jumlah sesuai yang telah ditentukan, terangnya. [ KaBer/ 003 ]

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook