Hoax " Saracen " Terbongkar Melalui ILC

Nazam   |   Nasional  |   Kamis, 31 Agustus 2017 - 03:18:54 WIB   |  dibaca: 94 kali
Hoax " Saracen " Terbongkar Melalui ILC

Para pendukung Jokowi-JK Pemilu 2014 [ Foto : fb. Muhammad Maksum]

KABARBERITA. CO. ID -- Di angkatnya soal Saracen dalam acara ILC semakin membuka tabir dan memperjelas tentang skenario Saracen adalah upaya penguasa menjalankan framing opini di bantu Media mainstream dengan segala aparaturnya untuk mengkriminalisasi para netizen yang kritis pada penguasa.

Apa fakta bahwa saracen adalah hoax dan framing opini melalui media mainstream:

1. Data beredar : Saracen di kenal dan di ketahui publik secara luas oleh berbagai publikasi yang di rilis oleh penyidik polri
Fakta :  para netizen pegiat medsos sekalipun tidak kenal apa itu saracen 

2. Data beredar : Publikasi penyidik polri mengarahkan pemahaman  publik seolah-olah saracen ini adalah organisasi  rahasia dan rapi yang menerima bayaran untuk membuat hoax khususnya kasus sara dengan bukti yang di tampilkan adalah adanya struktur organisasi dan bukti proposal yang di temukan dalam komputer Jasriadi yang di sebut-sebut sebagai ketua Saracen

Fakta : a.Struktur Organisasi tersebut cuma di buat asal-asalan sebagai draft yang tidak pernah dan belum pernah di realisasikan sebagai organisasi, nama-nama yang tercantum tidak pernah di hubungi dan tidak tahu menahu, pembuat draft juga menjelaskan organiasi itu blm pernah ada, hanya draftnya saja sebagai file tersimpan dalam hardisk, penyidik polrilah yang dengan sengaja mempubilkasikan bahwa seolah-olah struktur itu ada dan pernah terbentuk untuk memperkuat premis yang sedang di bangun penyidik, Cilakanya semua itu terbongkar dengan gamblang dalam ILC pada 29-8-2017.
Semua orang yang di sebut dalam struktur membantah dan bantahannya terkonfirmasi secara jelas dari dua pihak ( artinya sangat clear bahwa struktur itu abal2 karena hanya draft dan tidak pernah di realisasikan).

Seharusnya penyidik polri tidak boleh mempublikasikan materi itu karena sangat summir dan tidak jelas apalagi di sebut sebagai fakta/ bukti sangat lemah sekali.
b.Ternyata aliran dana yang di maksud seperti seolah-olah saracen sudah pernah menerima order untuk membuat konten hoax hanya di dasarkan lagi-lagi pada file proposal yang di temukan dari komputer Jasriadi, di mana proposal tersebut tidak pernah jadi proyek, seharusnya tuduhan itu baru kuat misalnya polisi sudah menemukan kwitansi, aliran dana dalam rekening sehingga cukup kuat untuk di sebut sebagai bukti permulaan 

Data bahkan bukti permulaan yang tidak memadai sudah di publikasikan di goreng goreng beritanya melalui Kompas TV dan Metro Tv tentu ini bisa di baca publik sebagai framing media mengarahkan publik pada sebuah absurditas untuk di paksakan menjadi kenyataan 

Sungguh menyedihkan melihat cara-cara negara menangani masalah dengan sengaja membuat kegaduhan denga sebuah opini yang absurd bahkan Hoax

Jadi sesungguhnya inilah menurut saya yang di maksud oleh 
Rocky Gerung: Pembuat Hoax Terbaik adalah Penguasa

Kalau Penyidik Polri Mau dapat produsen dan pabrik hoax terorganisir rapi dengan bayaran dan dana yg besar dan jelas siapa pendananya, siapa ketua organisasinya, siapa saja dalam strukturnya dan siapa yang memesan dan di untungkan oleh organisasi produen hoax ini  segera saja  Interogasi *Kartika Djumadi JASMEV*   

Mengapa polisi malah  membuat rekayasa otak atik gathuk cerita soal saracen

Agus Maksum,Agus Lengky, Anas Rosjidi,Ferry Dzulkifli Latief,Abdillah Hakim, Momok Sritomo W, Asjhar Imron,Rudi Rud Rosdi, Ushaifirah Qaani, Prihandoyo Kuswanto, Bagus Taruno Legowo, [ KaBer /  
fb:  Muhammad Maksum ] 

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook