Tak Mau Ketinggalan Dengan"Monumen Aman"di Kota Mataram, Ali BD Bangun"Sadir Square"Jadi Ikon Lotim

Nazam   |   Wisata  |   Senin, 04 September 2017 - 04:22:32 WIB   |  dibaca: 92 kali
Tak Mau Ketinggalan Dengan"Monumen Aman"di Kota Mataram, Ali BD Bangun"Sadir Square"Jadi Ikon Lotim

MENJADI IKON: Inilah masterplan "Sadir Square" hasil dari revitalisasi Taman Rinjani Selong [ Foto : Ist ]

KABARBERITA.CO.ID - Sebagai daerah kabupaten lokomotif bagi daerah lain di Nusa Tenggara Barat, Lombok Timur tidak mau ketinggalan dengan pembangunan baik infrastruktur jalan maupun pembangunan kantor dan sumber daya manusianya ( SDM ).  Kepemimpinan Moch. Ali Bin Dachlan yang kerap dikenal dengan gaya kontroversinya ternyata bukan membawa dampak negatif bagi masyarakat di Lotim, namun dengan wataknya yang keras dan kontroversi itu semata - mata memperjuangkan nasib masyarakatnya baik dikota hingga masyarakat jelata di pelosok desa. 

Ali BD yang biasa dirinya dipaggil oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah ternyata takkan melupakan sejarah dan jasa para pemimpin terdahulu didaerah ini. dimana kerja keras dan ide cemerlang Bupati Lotim tahun 1993-1998 yang waktu itu dijabat, Moch. Sadir  dengan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 131.61-608 tanggal 3 Juli 1993 dan dilantik 28 Juli 1993. Pada masa kepemimpinannyalah dibangun Wisma Haji Selong, Taman Kota Selong, Pintu Gerbang Selamat Datang serta Kolam Renang Tirta Karya Rinjani.

Terinspirasi pada Bupati Moch. Sadir, saat ini Ali BD terus berbenah, menggenjot pembangunan untuk merubah wajah Lombok Timur ke arah yang lebih baik.  Jika Kota Mataram bakal punya "Monumen Aman", Kabupaten Lombok Timur dibawah kepemimpinan Ali BD tidak mau ketinggalan, juga akan punya "Sadir Square". 

"Sadir Square bakal menjadi ikon baru di Lotim. Taman ini merupakan hasil revitalisasi Taman Rinjani Selong. Untuk mengenang sejarah taman ini karena dibangun pada saat Pak Sadir jadi bupati, maka dinamakanlah Sadir Square", kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Lombok timur, Mulki kepada wartawan baru-baru ini.

Pembangunan Sadir Square kata Mulki, jauh dari kepentingan politik seperti yang dianggap sebagian orang. Kita ketahui bersama dimana banyak kabar miring yang berhembus terkait pembangunan Sadir Square, bahkan dianggap strategi Bupati Lotim Ali BD jelang sisa jabatannya. Mengingat ia juga maju dalam bursa Pilkada Gubernur NTB 2018 mendatang.

“Pembangun ini agar jangan sampai kita lupakan sejarah. Sama seperti Rumah Sakit Raden Soedjono Selong,” jelas Mulki. “Jadi sangat tidak elok kalau sampai dikaitkan dengan politik" sambungnya.

Pembangunan Sadir Square ini menelan biaya sekitar Rp 5 miliar. Dianggarkan dari APBD tahun 2017. Pembangunan taman ini diinisiasi oleh Bupati Lotim Ali BD. Kehadiran Sadir Square ini diungkapkan Ali BD nantinya akan menjadi pusat aktivitas warga Lotim. Mulai dari rekreasi, olahraga hingga berburu kuliner. Mengingat keberadaan taman ini juga dihajatkan untuk meningkatkan geliat ekonomi masyarakat.

“Dari masterplan yang ada, nantinya akan disediakan juga lokasi bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL),” terang PPK Sadir Square Makrifatullah.

Nama Sadir Square sendiri kata Makrifatullah, langsung dari Bupati Ali BD mengingat lahan Taman Rinjani ini dulunya  milik mantan Bupati Sadir. Tanah ini kemudian dihibahkan untuk pembangunan taman. 

“Bahkan tanahnya sampai yang di Gedung Wanita itu, di samping taman sekarang. Jadi oleh Bupati Ali BD, Sadir Square ini untuk mengenang jasa beliau,” ujar Makrif. [ KaBer / 01 ]

 


 

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook