TNI Intens Anjangsana Ke Ketua Adat, Warga Perbatasan Timor Leste Sukarela Serahkan Senjata

Nazam   |   Nasional  |   Rabu, 06 September 2017 - 11:28:24 WIB   |  dibaca: 105 kali
TNI Intens Anjangsana Ke Ketua Adat, Warga Perbatasan Timor Leste Sukarela Serahkan Senjata

KABARBERITA.CO.ID -- Selama kurang lebih 5 bulan anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY melaksanakan tugas didaerah perbatasan. Untuk kesekian kalinya anggota Satgas Yonif 742/SWY ini kembali mendapatkan senjata dari warga setempat, Selasa (5/9).  

Danpos Baen Letda Inf Hernan bersama anggota Posnya menerima dua pucuk senjata jenis Spingfield yang diserahkan warga setempat, dan diserahkan oleh Ketua adat Dusun Baen, Desa Nainaban Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kerelaan warga menyerahkan senjata  milikinya  tentu dikarenakan adanya kedekatan antar anggota Satgas Yonif 742/SWY dengan warga. Kata Letkol Inf Fuad kepada kabarberita.co.id, di Mataram, Selasa (6/9).

"kareana kedekatan Danpos Baen Letda Inf Hernan dengan ketua adat sehingga dengan sukarela menyerahkan senjatanya"  ujar Fuad.

Dikatakannya, Letda Inf Hernan bertemu dengan bapak ketua adat saat melaksanakan kegiatan pengobatan keliling di Dusun Baen, Desa Nainaban Kecamatan, Bikomi Nilulat Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU). 

Usai pengobatan keliling, Danpos Baen Kipur I Satgas Pamtas RI-RDTL , Sektor  barat  Yonif 742/SWY menemui ketua adat dan sejak saat itu terus melakukan komunikasi mengingat isteri ketua adat tersebut sedang sakit dan membutuhkan perawatan.

Letda Hernan mendapatkan informasi dari masyarakat kalau ketua adat tersebut memiliki senjata. Sejak itu,  Danpos Baen beserta anggotanya rutin melakukan kegiatan Anjangsana ( silaturrahmi red ) ke rumah ketua adat sekaligus  memberikan  pengobatan pada isterinya. Kata Fuad.

Setelah beberapa kali melakukan pengobatan, hingga isteri, Ketua adat  membaik, dari kedekatan itulah dan sebagai bentuk terimakasihnya ketua adat menyampaikan kepada Danpos Letda Hernan mengenai senjata yang dimilikinya tersebut. 

Danpos pun terus melakukan pendekatan hingga akhirnya ketua adapt menyerahkan dua pucuk senjata yang dimilikinya, dan sebenaranya sudah lama ingin menyerahkan senjata tersebut ke Pos, namun ia masih merasa takut.   

Setelah Ketua adat melakukan koordinasi dengan keluarganya, akhirnya senjata itu diserahkan ke Pos Baen dan diterima langsung oleh Danpos Baen Letda Inf Hernan.  Danpos Baen kemudian melaporkan penyerahan senjata tersebut  kepada Dankipur I Yonif 742/SWY. 

Letda Inf Hernan berharap dengan adanya kedekatan antara anggota Satgas Yonif 742/SWY dengan masyarakat setempat, kedepan warga lainnya yang masih menyimpan senjata dirumahnya mau diserahkan secara sukarela.

"masyarakat tidak perlu lagi menyimpan sanjata karena saat ini sudah anggota Satgas Yonif 742/SWY yang siap siaga membantu dan melindungi warga". kata Letda Ifn Hernan.

Untuk itu, kedekatan antar anggota Satgas dan warga harus terus dijaga sehingga kedekatan dan kebersamaan dapat menciptakan keamanan wilayah. [ KaBer / 11 ]

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook