Sering di Gunakan Aparat untuk Menjerat Aktivis, Advokat Ajukan Judicial Review UU ITE Ke MK

Nazam   |   Hukum  |   Kamis, 21 September 2017 - 21:33:29 WIB   |  dibaca: 87 kali
Sering di Gunakan Aparat untuk Menjerat Aktivis, Advokat Ajukan Judicial Review UU ITE Ke MK

KORBAN UU ITE : Muhammad Hidayat [kiri] dan Abdullah Al Katiri [Advokat , kanan]. [Foto : ist Kblt ]

KABARBERITA.CO.ID -- Lantaran mengunggah video tentang permulaan ricuh pada aksi 411 tahun 2016 lalu. Muhammad Hidayat (53) didakwa pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Bunyi Pasal 28 ayat (2) UU ITE adalah sebagai berikut: Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Dalam hal ini, koordinator advokasi untuk Hidayat, Abdullah Al Katiri menilai pasal tersebut adalah pasal karet yang digunakan aparat untuk menjegal aktivis-aktivis Islam.

“Selama ini pasal 28 ayat 2 adalah pasal karet, digunakan aparat, bentar-bentar aktivis dituduh dengan pasal ini,” ungkap Abdullah Al Katiri di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Bekasi, baru-baru ini.

Ia mengatakan yang bisa menentukan apakah sebuah perkataan termasuk dalam kategori pasal ini adalah ahli bahasa, aparat jangan asal main tangkap.

“Apakah unsur ini memenuhi pasal itu atau tidak, kalimat seperti apa yang dapat menimbulkan kebencian, apalagi ditambah, kebenciannya berdasar SARA bukan hal yg lain, seperti fans bola, dan yang lainnya,” terang Al Katiri.

Karena itu, Al Katiri yang juga menjadi ketua koordinator Tim Advokasi untuk Alfian Tanjung ( TAAT) turut andil bagian dalam pengajuan Judicial Review di Mahkamah Konstitusi terkait pasal ini.

“Pasal ini tengah diajukan Judicial Review di MK,  pasal ini juga yang digunakan aparat dalam menjerat Alfian Tanjung dan pasal ini banyak merugikan aktivis, kami tidak tinggal diam,” tegasnya. [ KaBer / kblt ]

 

Profil Nazam

Nazam


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook