Masyarakat Tolikara, Papua Serang Kantor Kemendagri

Kabar Berita   |   Politik  |   Rabu, 11 Oktober 2017 - 18:07:39 WIB   |  dibaca: 304 kali
Masyarakat Tolikara, Papua Serang Kantor Kemendagri

KABARBERITA.CO.ID - Sejumlah masyarakat Papua dari Kabupaten Tolikara, melakukan aksi perusakan di Lingkungan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka melakukan unjuk rasa selama 2 pekan terakhir ini dan menduduki kantor instansi pemerintah di Jalan Medan Merdeka Utara itu.

Massa dari pendukung salah satu pasangan calon Bupati Tolikara, Papua itu melakukan perusakan karena merasa tidak didengarkan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Salah seorang saksi mata, Carlos mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya massa masuk dari pintu depan, yang berada di Jalan Medan Merdeka Utara, menuju Gedung B. Di sana mereka langsung ditemui Dirjen Otonomi Daerah Soemarsono dan Dirjen Polpum Soedarmo.

"Mereka gak mau, maunya ketemu Mendagri. Terus mundurlah mereka dari Gedung B, teriak-teriak provokasi sambil menari, tiba-tiba mecahin pot bunga dan lempar kaca ke Gedung B," bebernya.

Dia mengungkapkan, massa yang tidak terima juga mengejar pasukan pengamanan dalam (Pamdal) hingga ke belakang gedung. Namun ternyata, di belakang, karyawan Kemendagri balik mengejar massa.

"Massa dikejar diikuti sama pegawai ribuan, baru mundur sampai mereka di Masjid Istiqlal. sekarang situasi terkendali," ujar Carlos.

Sementara saat dikomfirmasi perwakilan massa aksi, Wati mengatakan, pihak mereka telah dijanjikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk bertemu Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri di kantornya pada Rabu (11/10/2017). Namun, sejak pagi mereka menunggu, tak kunjung ditemui.

“Kami hanya ingin bertemu Pak Dirjen, tapi sejak tadi kami hanya diputar-putar ke atas ke bawah, ke gedung ini, ke gedung itu,” kata Wati kepada wartawan.

Merasa kesal, para perwakilan dari Kabupaten Tolikara ini langsung memaksa masuk ke dalam kantor Kemendagri. Mereka melakukan aksi anarkis dengan memecahkan pot, merusak tanaman dan melempar batu ke sejumlah mobil dinas dan kaca kantorpun pecah kena lemparan. 

Akibat kejadian ini diketahui ada tiga orang mengalami luka. Selain itu, mobil milik staf khusus Menteri Dalam Negeri, Dirjen Polpum dan dua lainnya rusak akibat lemparan massa.[Kbr/09]
 

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook