Dewan Pastikan Inspeksi Perusahaan AMP

Kabar Berita   |   Hukum  |   Jumat, 27 Oktober 2017 - 07:37:39 WIB   |  dibaca: 55 kali
Dewan Pastikan Inspeksi Perusahaan AMP

Salah satu perusahaan AMP (Asphalt Mixing Plant) di Wilayah Kabupaten Lombok Timur ( Foto: KaBar / njm )

KABARBERITA.CO.ID - Usai memasukan laporan dugaan penyimpangan praktik kontrak kerja, Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) NTB mendesak kalangan DPRD NTB segera inspeksi lokasi. Langkah ini dianggap penting guna melihat lebih dekat dugaan praktik penyimpangan yang terjadi.

Terhadap desakan itu, Sekretaris Komisi IV DPRD NTB, Nurdin Ranggabarani mengatakan, laporan Gaspermindo NTB dipastikan segera ditindaklanju segera ditindaklanjuti. Tindakan yang akan diambil pihaknya yakni dengan turun inspeksi ke lokasi.

"Nota dinas sudah ada, ada sekitar 10 orang yang akan ikut turun ke lokasi saat inspeksi," katanya, Jumat (27/10).

Dijadwalkan inspeksi akan dilaksanakan pada Sabtu besok, (28/10). Rombongan Komisi IV DPRD NTB berangkat dari Mataram sekitar pukul 10.00 WITA.

Kala inspeksi nanti, lanjutnya, ada dua agenda yang akan disasar. Pertama, rombongan akan langsung ke lokasi sejumlah AMP, dan 
 kedua ke salah satu titik proyek di Telong-Elong, Jerowaru, Lombok Timur. Khusus untuk lokasi AMP dipastikan sebelum ke lokasi akan terlebih dahulu menemui warga.

Dalam pertemuan bersama warga, pihaknya akan mendengarkan berbagai keluhan yang selama ini dirasakan warga sekitar perusahaan AMP. Dengan demikian ketika menemui jajaran pengelola perusahaan AMP pihaknya tidak mendapat masukan secara sepihak.

"Jadi pola kita ini bottom up. Kita dengar aspirasi dan keluhan dulu sebelum ke lokasi AMP," ucapnya.

Terhadap rencana ini, pengurus Gaspermindo NTB, Ada Suci Makbullah mengatakan, pihaknya siap menerima sekaligus menemani jajaran wakil rakyat ke lokasi perusahaan. Di lokasi nanti dipastikan akan ada warga menyambut kedatangan para wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasinya.

"Karena ini menyangkut aspirasi, kita berharap dewan juga menyertakan sejumlah perangkat dinas dari Pemprov NTB agar dapat langsung mendengar keluhan warga," ucapnya.

Karena akan menemui warga, sambungnya, pihaknya juga akan terlebih dulu membeberkan dugaan praktik-praktik penyimpangan kontrak kerja di perusahaa AMP. Dalam praktik operasional kontrak kerja perusahaan olahan itu dinilai para pekerja tidak dijamin hak-haknya sesuai standar kelayakan.

Sementara itu, warga sekitar perusahaan AMP, Adi Supiant mengaku, pihaknya sangat bersyukur dengan rencana inspeksi dewan. Pihaknya selaku warga memastikan akan menerima terlebih dahulu kalangan dewan sebelum sampai di lokasi AMP.

"Kita ingin wakil rakyat ini terlebih dulu mendengar aspirasi kita dulu," tegasnya. (kbr/11)

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook