Mi6 : Peluang dan Tantangan Politik Paket Perempuan

Kabar Berita   |   Politik  |   Jumat, 03 November 2017 - 14:19:33 WIB   |  dibaca: 52 kali
 Mi6 : Peluang dan Tantangan Politik  Paket Perempuan

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH ( Foto : KaBar/ ist )

KABARBERITA.CO.ID - Mi6 menilai paket pasangan calon (paslon) perempuan-perempuan perlu diatensi dan di apresiasi karena akan menjadi daya tarik yang kuat dalam konstestasi pilkada ini . 

Jika benar Demokrat dan PDIP berkoalisi , kemungkinan besar Siti Rohmi akan berpasangan dengan Putu Selly Andayani dari PDIP. Dan jika terjadi akan makin mendinamisasi  konstelasi politik dengan adanya poros politik yang baru ini. 

Kenapa paket Perempuan perempuan menarik ? . 

Pertama : Jika hal tersebut terjadi, maka itu pertama dlm sejarah pilkada NTB akan paket Perempuan. 
" Disinilah nilai estetika politiknya ada duo perempuan yang bertarung dan diberi kepercayaan untuk berlaga dengan segala kelebihan dan keterbatasan yg dimiliki," ujar direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto , SH. sembari menambahkan ekspektasi publik makin kuat dengan paket ini mengingat keduanya memiliki kapasitas dan kredibilitas yang tanpa cela .

Kedua , koalisi PDIP dan Demokrat mencerminkan aliansi Nasionalis dan Religius yang bisa menyatukan semua entitas yang ada di NTB . 

" ini koalisi yg ramping dan simple yang memudahkan pergerakan di basis basis konstituen," ujarnya.

Apalagi dalam Pilkada 2013 ,Demokrat dan PDIP sudah pernah  berkoalisi ketika memenangkan paket Bajang - Amin . 

" jadi sudah punya pengalaman dan tahu karakter  masing masing loyalis vottersnya dan konsentrasi pemilihnya ," tambahnya. 

Daya tarik lain paket SS ini dari sisi moral tidak memiliki cacat hukum dan mereka berdua memiliki track record yg baik . " mereka adalah srikandi srikandi yg akan menjadi the rising star dlm Pilkada ini asal diberi kepercayaan dan mandat oleh partainya," imbuh Didu 

Sementara tantangan politik paket Perempuan ini pasti ada dengan 
mendelegitimasi peran kaum perempuan dengan berbagai taktik.

"Jika hal tersebut terjadi , tidak perlu terprovokasi. Cukup dilawan dengan kerja nyata di basis,  biar konstituen yang menilai sendiri," jelas Didu . 

Meskipun secara elektabilitas paket SS belum teruji , tapi dengan sisa waktu 7 bulan  pasti akan ada peningkatan popular vote ataupun elektabilitas dengan kerja - kerja politik  yang rapi dan terukur ." yang penting jumlah pemilih perempuan lebih besar dari pemilih laki laki," kata Didu lagi. 

Paket SS ini diprediksi akan mudah menarik simpati pemilih karena kekuatan marwah masing masing figur ini. Siti Rahmi  akan diperjuangkan secara maksimal oleh TGB,  NW, demokrat.

" TGB dan NW  harus bisa memastikan bahwa  tongkat estafet kepemimpinannya harus jatuh kepada orang yang bisa melanjutkan kesinambungan program pembangunan yang belum sempat dituntaskan dieranya," sambungnya .

Selanjutnya Didu menambahkan  Hj. Putu Selly  Andayani akan diback up penuh oleh PDIP dan loyalisnya karena dianggap kader perempuan PDIP yang memiliki kemampuan dan skill yang dalam memimpin. 


Lebih jauh dikatakannya, Putu Selly terbukti saat menjadi penjabat Walikota Mataram thn 2015 silam , melakukan serangkaian terobosan dan kebijakan birokrasi di Pemkot Mataram tanpa menimbulkan gejolak politik yang berarti ,  seperti 
 menaikkan uang TAPD pegawai tanpa harus mengotak atik komposisi jabatan pegawai.

 "Etos kerja birokrasi di Mataram menjadi terpacu dengan gaya kepemimpinan Putu Selly saat itu,," tandas didu .

Terakhir Bagaimana kelak  paket SS ini meraih simpati dan suara pemilih tentu harus dibarengi dengan  taktik dan strategi yang jitu, dan cerdik melihat  setiap celah dan peluang politik yang ada," pungkasnya. ( kbr/09 )

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook