Panglima TNI : Pembebasan Sandera KKB Papua dari Hasil Operasi Senyap TNI - Pori 

Kabar Berita   |   Nasional  |   Minggu, 19 November 2017 - 20:30:39 WIB   |  dibaca: 34 kali
Panglima TNI : Pembebasan Sandera KKB Papua dari Hasil Operasi Senyap TNI - Pori 

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (Foto : KaBer / Istimewa )

KABARBERITA.CO.ID - Negara Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke merupakan Negara Kesatuan dan Negara yang berdaulat. 

“Segenap rakyat dan seluruh tumpah darah harus dijamin keselamatannya. Untuk itu, tidak boleh ada sejengkal tanahpun di NKRI ini yang tidak aman bagi warganya,” tegas panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada media usai memberikan Orasi Ilmiah di Universitas Islam Bandung dalam rangka memperingati Milad ke-59 Universitas Islam Bandung (Unisba) tahun 2017 di Aula Utama Unisba, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (18 /11 2017).

Kerjasama yang baik antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing telah berhasil menyelamatkan ratusan orang yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Ungkapnya.

“Keberhasilan itu merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan secara senyap dan teliti. Kepolisian menyiagakan dan mengamankan warga sekitar, TNI bergerak dengan senyap,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa dalam operasi senyap dan teliti tersebut, pasukan gabungan dari Kopassus, Batalion 751 Raider dan Taipur Kostrad melakukan pergerakan sejauh empat setengah kilometer selama tiga sampai empat hari, kemudian melakukan serangan di dua tempat markas KKB.

“Setelah pasukan gabungan TNI dan Polri berhasil menguasai lokasi yang dikuasai KKB, saya perintahkan agar mengutamakan keselamatan sandera. Sebelum evakuasi, saya perintahkan agar kiri-kanan jalan harus aman,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Sandera yang merupakan warga asli tetap bertahan di kampungnya dengan penjagaan dari TNI dan Polri, sedangkan yang bukan berasal dari kampung tersebut telah diungsikan. 

“Soal KKB yang melarikan diri sedang dalam pengejaran, tapi fokus saya yang penting adalah sandera harus selamat,” ujarnya. ( kbr/07 )

 

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook