Satu Keluarga Meninggal Kesetrum Listrik, Pihak PLN Bantah ada Kelalaian

Kabar Berita   |   Peristiwa   |   Rabu, 27 Desember 2017 - 00:45:42 WIB   |  dibaca: 171 kali
Satu Keluarga Meninggal Kesetrum Listrik, Pihak PLN Bantah ada Kelalaian

Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah NTB Fitriah Adriana. [Foto : KaBer/Achmad]

KABARBERITA.CO.ID -- Pihak PLN  Wilayah NTB membantah ada unsur kelalaian yang mengakibatkan tewasnya  satu keluarga  di Dusun Larangan, Desa Pijot, Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada, Senin, 25 Desember 2017. Pukul 11.30 wita itu. 

Padahal menurut keterangan Kapolsek Keruak Iptu Arif Budiaman saat dikomfirmasi mengatakan, Keempat korban yang masih satu keluarga tersebut, yakni Amaq Sanah (60), Inaq Sanah (50), Hikmatullah (35) dan Haeriyah (37). Keempat korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di tengah persawahan.

"Keempatnya meninggal akibat kabel sekunder yang melalui tiang besi terkelupas dan melintas di tiang penyanggah di tengah sawah" jelas Iptu Arif.

Namun sangat disayangkan ketika Deputi Manajer Humas PLN Wilayah NTB, Fitriah Adriana saat dikomfirmasi pada, Senin sore, (25/12/2017) dengan tegas mengatakan peristiwa itu murni kecelakaan tidak ada unsur kelalaian, arus listrik itu bocor akibat cuaca ekstrim dan berdampak pada gangguan instalasi.

“Kejadian itu disebabkan kabel jaringan sambungan rumah yang terbuka dan tertimpa pohon Mahoni yang tumbang karena cuaca ekstrim" kata Fitriah.

Dikatakannya, saat kejadian kecelakaan instalasi tersebut, PLN langsung menindaklanjuti. Petugas lapangan berkordinasi dengan bagian pusat pengendali beban untuk pemadaman lokasi setempat.

Bahkan kata dia, pihaknya bersama-sama dengan warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Keruak. Utusan PLN juga bermusyawarah dengan keluarga korban dan masyarakat, tokoh masyarakat serta pihak/instansi terkait dari siang hingga sore.

“Sebagai upaya pencegahan hal serupa tidak terjadi kembali, mohon masyarakat segera melaporkan bila tiang atau jaringan listrik terlihat dalam kondisi tidak normal ke contact center PLN 0370 123,” himbaunya. [KaBer/07]



Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook