Keuangan Negara Defisit, Jokowi Harus Bertanggung Jawab dan Siap-siap Dimakzulkan

Kabar Berita   |   Ekonomi  |   Rabu, 27 Desember 2017 - 10:52:22 WIB   |  dibaca: 125 kali
Keuangan Negara Defisit, Jokowi Harus Bertanggung Jawab dan Siap-siap Dimakzulkan

Foto : twitter Nurul Yakin @ArrulGedebug

KABARBERITA.CO.ID -- Pemerintah menetapkan defisit anggaran sebesar 2,92 persen dari PDB.dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja negara perubahan (APBN-P) tahun 2017. Angka itu nyaris mencapai batas paling tinggi defisit anggaran terhadap PDB yang ditentukan dalam UU yaitu sebesar 3 persen. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindara Arief Poyuono menyebut Jokowi sebagai kepala pemerintah, sudah gagal dalam pengelolaan keuangan negara. 

"Konsekuensinya Joko Widodo harus bertanggung jawab, dan siap-siap di-impeach karena melanggar UU dalam hal keuangan negara yaitu APBN," kata Arief sperti diberitakan RMOL, Senin (25/12/2017). 

Menurutnya janggal defisit APBN sangat tinggi yang hampir mencapai 3 persen itu terjadi di tengah semua subsidi bagi rakyat telah dicabut dengan dalil untuk pembangunan infrastktur. 

"Dan semua pajak yang dipungut oleh pemerintah membuat rakyat sengsara," ujarnya. 

Jokowi dikritikyna kurang hati-hati dalam mengelola APBN sehingga banyak kebocoran. 

"Banyak mark up dalam setiap proyek Infrastruktur yang dibangun pemerintah," demikian Arief.

Dikutip dari tulisan Salamuddin Daeng, pada Ahad, 17 Desember 2017 lalu yang berjudul "Pemerintah Sudah Bisa Dijatuhkan Karena Telah Melanggar UU APBN 2017 dan UU Keuangan Negara". Total utang pemerintah menjelang akhir 2017 sudah mencapai Rp, 4.145 triliun.

Dalam kurun waktu kurang dari setahun pemerintahan Jokowi telah menambah utang sebesar Rp. 476 triliun, tulis Salamuddin pada laman kabarberita.co.id. [KaBer/09/RMOL]



Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook