Hindari Persepsi Negatif, Gerindra Disarankan Klarifikasi Pernyataan La Nyalla

Kabar Berita   |   Politik  |   Minggu, 14 Januari 2018 - 01:23:26 WIB   |  dibaca: 29 kali
Hindari Persepsi Negatif, Gerindra Disarankan Klarifikasi Pernyataan La Nyalla

Ketua DPP Golkar, Ridwan Hisjam [Foto : KaBer/Ist]

KABARBERITA.CO.ID -- Mehindari persepsi negatif terhadap masyarakat, Partai Gerindra disarankan segera mengklarifikasi pernyataan La Nyalla Matalitti terkait dugaan mahar politik yang diminta Prabowo Subianto dalam pencalonannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

"Kalau menurut saya, harus ada klarifikasi dulu dari Partai Gerindra, yang dikatakan (La Nyalla soal) mahar itu apa?" ujar Ketua DPP Golkar, Ridwan Hisjam, di Jakarta, seperti beritakan rilis.id, Sabtu (13/1/2018).  ‎

‎‎Menurutnya, sesuatu tergolong mahar politik, apabila seseorang dimintai ataupun memberikan sejumlah uang kepada partai dalam pencalonannya pada pemilihan kepala daerah (pilkada). Artinya, ada transaksi dalam pencalonan seseorang. 

‎"Itu, kan istilahnya transaksional, karena partai meminta kepada seseorang tertentu. Ini, kan memang transasksi politik," jelasnya.‎

‎Ridwan menekankan, apabila yang dimaksud adalah kepastian untuk uang saksi, maka tak tergolong. Baginya, lebih tepat disebut ongkos (cost) politik. Artinya, ada biaya yang dikeluarkan calon dalam kontestasi pilkada.

"Karena di Jatim itu, ada 68 ribu TPS. Kalau satu tps itu katakanlah Rp1 juta, maka kurang lebih calon itu harus punya paling tidak Rp.68 miliar. Itu namanya cost politik, bukan mahar politik". ungkapnya.‎ [KB/09]

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook