Brimob Tembak Mati Pengawal Prabowo, Wakil Ketua Gerindra Minta Polri Usut Secara Profesional

Kabar Berita   |   Hukum  |   Minggu, 21 Januari 2018 - 14:55:44 WIB   |  dibaca: 240 kali
Brimob Tembak Mati Pengawal Prabowo, Wakil Ketua Gerindra Minta Polri Usut Secara Profesional

Jenazah Almarhum Fernando Alan Jozhua Wowor. [Foto : KB/Istimewa]

KABARBERITA.CO.ID -- Kasus penembakan melibatkan oknum anggota Brimob terjadi di Bogor, Jawa Barat. Korban adalah Fernando Alan Joshua Wowor, kader Partai Gerindra. Dia tewas setelah ditembak anggota Brimob bernama Briptu R, di parkiran depan Lipps Club Bogor, Sukasari, Bogor Timur.

Peristiwa itu terjadi setelah korban dan rekan-rekannya terlibat cekcok akibat perselisihan di parkiran klub malam, Sabtu dinihari (20/1/2018)

Kronologis kejadian yang dikirim ke redaksi ‎kabarberita.co.id, disebutkan awal peristiwa ketika Fernando Wowor bersama rekannya sekitar pukul 02.00 WIB, bermaksud memarkirkan kendaraanya di areal parkir Lips, karena ingin membeli makanan ringan. Oleh juru parkir Lips, korban diarahkan untuk masuk dan memarkirkan mobil ditempat tersebut. Namun, mobil korban terhalang oleh 1 pengendara motor. Kemudian terjadilah perdebatan.

Ditengah perdebatan itu, pengendara motor (pelaku) yang diketahui oknum Polisi mengeluarkan pistol berjenis Glock 17.‎

Oknum Polisi ini kemudian menodongkan senjatanya kearah kepala korban. Tiba-tiba terdengar letusan dari senjata tersebut, dan korban ambruk tewas ditempat.

Peristiwa penembakan ini, kini masih ditangani oleh petugas Polres Bogor.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh konfirmasi resmi dari pihak Polres Bogor, apakah pelakunya sudah tertangkap atau belum.

‎Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo bereaksi tegas terkait penembakan yang mengkibatkan tewasnya Fernando Wowor, seorang kader partai berlambang kepala burung garuda emas ini. Edhy dalam pernyataan tertulis meminta pimpinan polri mengusut kasus ini secara profesional.

“Menyikapi kasus penembakan yang dilakukan oknum anggota Brimob kepada salah satu keluarga kami bernama Fernando Wowor, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan,” kata Edhy Prabowo, Minggu (21/1/2018).

Selain, pernyataan sangat berduka dan merasa terpukul atas meninggalnya Fernando Wowo, dia juga menghimbau kepada keluarga besar Partai Gerindra di manapun berada, agar dapat menahan diri, jangan mudah terprovokasi dan tetap solid menjaga barisan.

“Tetap satu komando. Jangan sampai peristiea duka ini dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang ingin merusak nama besar partai dan berupaya mengadu domba partai dengan isntutis tertentu,” tegas Edhy.

Dia pun menyatakan mendukung penuh aparat kepolisian dapat mengusut kasus ini secara profesional, netral, adil, jujur dan transparan.

Partai Gerindra, lanjut Edhy, akan turut serta membantu mengadvokasi dan mengungkap persoalan ini hingga jelas dan tuntas. [KB/11]‎

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook