NTB Masuk Kategori Tinggi Penggunaan Media Sosial dalam Isu Pilkada

Kabar Berita   |   Peristiwa   |   Jumat, 02 Februari 2018 - 13:38:22 WIB   |  dibaca: 207 kali
NTB Masuk Kategori Tinggi Penggunaan Media Sosial dalam Isu Pilkada

Foto: Ilustrasi

KABARBERITA.CO.ID -- Nusa Tenggara Barat (NTB), satu dari Dari 12 provinsi yang masuk kategori tinggi penggunaan media sosial dalam isu Pilkada 2018. Isu ini berkaitan dengan politik identitas SARA. Seperti diberitakan sejumlah media pada Rabu,(31/1/2018). ‎

"Dari 17 provinsi yang akan menggelar Pilkada serentak 2018, sebanyak 12 provinsi masuk kategori tinggi tingkat penggunaan media sosial dalam menangkap isu-isu terkait pilkada, termasuk terkait isu politik identitas (SARA)," ujar Abhan di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Sementara untuk tingkat kabupaten/kota sebanyak 38 daerah masuk kategori rawan tingkat tinggi, sedangkan 63 daerah masuk kategori sedang. 

"Di tingkat kabupaten bahkan potensi penggunaan konten SARA hampir marak terjadi di semua daerah. Sebanyak 38 daerah masuk kategori tinggi tingkat penggunaan sosial media untuk isu-isu pilkada di tingkat kabupaten/kota," kata Abhan.

"Sebagian besar memang masuk kategori sedang sebanyak 63 daerah. Daerah dengan kategori sedang dan tinggi ini termasuk ke kelompok potensial rawan terjadinya ketegangan di sosial media terkait isu-isu pilkada,"tambahnya. 

Abhan mengatakan daerah berpotensi rawan penggunaan media sosial ini telah dimasukkan ke Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) ‎berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2018. [KB/07]‎

Berikut nama-nama Daerah dengan kerawanan penggunaan media sosial provinsi dengan kerawanan tinggi : 

1. Sumatera Utara 
2. Nusa Tenggara Barat
3. Sumatera Selatan
4. Kalimantan Barat
5. Kalimantan Timur
6. Maluku 
7. Maluku Utara 
8. Riau 
9. Jawa Barat 
10. Jawa Timur
11. Bali
12. Sulawesi Tenggara.

Sementara untuk provinsi dengan kerawanan sedang adalah: 
1. Papua 
2. Lampung 
3. Jawa Tengah 
4. Nusa Tenggara Timur
5. Sulawesi Selatan

Adapun kabupaten dengan potensi rawan tertinggi adalah: 
1. Tabalong 

2. Konawe

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook