Terpilih Aklamasi, Sawaludin Pimpin HIPMI NTB Periode 2018-2021

Kabar Berita   |   Ekonomi  |   Sabtu, 03 Maret 2018 - 14:15:30 WIB   |  dibaca: 123 kali
Terpilih Aklamasi, Sawaludin Pimpin HIPMI NTB Periode 2018-2021

Ketua BPD HIPMI NTB Periode 2018-2021 Sawaludin menerima Bendera petaka HIPMI yang diserahkan pengurus BPP HIPMI Pusat.

KABARBERITA.CO.ID -- Musyarawah Daerah (Musda) BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTB ke XIII memilih Syawaluddin secara aklamasi sebagai ketua BPD HIPMI NTB periode 2018 - 2021.

Syawaluddin akrab disapa - Aweng tersebut menggantikan Sultan Kertapati. Terpilih Aweng sebagai ketua BPD HIPMI NTB berlangsung secara dramatis, pada Kamis kemarin (1/3/2018).

‎Pada awalnya, ada dua kandidat bertarung memperebutkan 15 suara. Yakni, Syawaluddin dan Lalu Azril Sopandi.

‎Dalam pemilihan tahap pertama, Aweng dan Azril memperoleh raihan suara draw 7, dan 1 suara batal, dari 15 suara diperebutkan.

Namun kemudian kedua kandidat tersebut berunding. Yang akhirnya, Lalu Azril Sopandi memilih mengundurkan diri dan mendukung sepenuhnya Syawaluddin untuk memimpin HIPMI NTB.

" Mengabdi untuk HIPMI NTB tidak harus menjadi ketua." kata Lalu Azril disambut appluas peserta Musda HIPMI NTB.

Ketua BPD HIPMI NTB, Syawaluddin mengatakan, sebagai organisasi tempat berhimpun pengusaha Muda, dirinya memastikan akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk bagaimana terus mendorong dan menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan pemuda. Demikan dikatakan dalam sambutannya selaku ketua terpilih.‎

"Tentu dengan pemerintah kita sinergi untuk mendorong terciptanya pengusaha Muda" kata politisi Muda Partai Gerindra tersebut.

Aweng akrab disapa melihat, bahwa saat ini ada semangat luar biasa dari kalangan anak muda untuk berwirausaha atau menjadi pengusaha cukup meningkat.

Oleh karena itu, sebagai ketua HIPMI NTB terpilih siap membimbing dan mengarahkan kepada para pengusaha pemula notabenenya anak - anak Muda, untuk terus mengembangkan dam memajukan usaha tersebut.

Baginya, tidak saat lagi anak - anak harus melulu berpikiran menjadi PNS atau pegawai. Namun menurutnya, saat ini anak - anak Muda harus merubah mainset seperti itu.

Menurutnya, menjadi berwirausaha atau menjadi pengusaha adalah solusi terhadap lapangan pekerjaan ada. Baginya, prinsipnya utama menjadi pengusaha harus ada keberanian, dan mampu menangkap potensi peluang usaha ada disekitarnya.

Ini adalah momentum kebangkitan kembali HIPMI yang selama ini terkesan mati , sy katakan bahwa HIPMI harus bisa di rasakan dan di nikmati keberadaannya oleh setiap pengusaha muda yang ada di NTB ini. 

"Sy siap mendedikasikan waktu dan pikiran saya untuk kebesaran Hipmi kedepan, sesuai dengan motto " Ihklas mengabdi dan Istiqomah berjuang untuk kebesaran HIPMI " tutup Sawaludin. [KB/09]‎

 

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook