Moeldoko Ajak Mahasiswa dan Pemuda NTB untuk Selalu Optimis dan Inovatif Menyambut Tantangan Zaman

Kabar Berita   |   Nasional  |   Jumat, 09 Maret 2018 - 12:49:28 WIB   |  dibaca: 48 kali
Moeldoko Ajak Mahasiswa dan Pemuda NTB untuk Selalu Optimis dan Inovatif Menyambut Tantangan Zaman

Suasan FGD yang Diikuti ratusan Peserta dari Kalangan Mahasiswa dan Pemuda NTB. [Foto : KB/Ist]

KABARBERITA.CO.ID -- Dihadapan sekitar 650 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Mataram yang hadir memenuhi Auditorium DOME Universitas Mataram, Jum’at 9 Maret 2018, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengajak para mahasiswa dan anak-anak muda untuk melihat masa depan secara lebih optimis dan produktif.

“Benar bahwa ada banyak masalah di sekeliling kita, tapi kalau mau melihatnya secara berbeda, kita dapat menjadikan masalah-masalah tersebut sebagai peluang dan kesempatan. Sambut tantangan zaman ini dengan berinovasi. “Berinovasilah atau mati!”, Hal ini yang selalu dikatakan Moeldoko di hadapan anak-anak muda. ‎

Moeldoko mengatakan perubahan-perubahan yang terjadi di dunia ini berlangsung sangat cepat, mulai dari teknologi robot, kecerdasan buatan, dan sebagainya. Karena itu kata dia, Presiden Jokowi mendorong terciptanya ekosistem yang tepat untuk menumbuhkan sikap adaptif dan responsif terhadap perubahan. Dalam konteks itu, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi aksi-aksi dan langkah-langkah nyata yang dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda yang lainnya dalam merespons perkembangan di era ekonomi digital. Terangnya.

“Dalam sistem sosial politik seperti sekarang ini, terbuka kesempatan bagi siapapun dan menjadi apapun,” kata Moeldoko.

‎Hadir dalam kegiatan di UNRAM tersebut Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. M. Zainul Majdi, Rektor Universitas Mataram Prof.Dr.H. Lalu Husni, SH, M.Hum, Kapolda NTB Brigjen (Pol) Drs. Firly, M.Si, Komandan Pangkalan Udara Rembiga Kolonel (Pnb) Dodi Fernando, SE, M.Soc, Komandan Korem 162/Wirabakti Kolonel (Inf) Farid Makruf, MA, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB dan Universitas Mataram. Penanggap dari kalangan akademisi adalah DR. Firmansyah.

Dalam kesempatan itu Gubernur NTB Tuan Guru Bajang ( TGB)  M Zainul Majdi juga mengajak untuk selalu membangun sikap optimis dan sikap positif. ‎

“Jika ada orang lain memberikan hal baik kepada kita, kita harus membalasnya dengan yang lebih baik. Mari kita berlomba-lomba untuk menjadi inovatif dan optimis,” kata TGB.

Acara bincang-bincang yang digelar oleh Kantor Staf Presiden bekerja sama dengan Universitas Mataram tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kantor Staf Presiden menyambangi kampus-kampus untuk mendapatkan masukan, usulan, kritik, dan tanggapan atas berbagai program dan kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK. Sebelumnya, kegiatan serupa telah diselenggarakan di Yogyakarta, Bandung, Padang, dan Makassar.

Dalam paparannya, Moeldoko menjelaskan apa saja yang telah dikerjakan oleh pemerintahan Jokowi. Ia menunjukkan beberapa komitmen Pemerintah Pusat terhadap Provinsi NTB. Sekarang ini, ada tiga kawasan di NTB yang dapat didorong untuk menjadi lebih besar dan lebih baik, yakni Mandalika, Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora), serta Global Hub Kayangan.

“Jika tiga itu saja kita kembangkan secara baik, ekonomi NTB memang akan tumbuh lebih baik. Pertumbuhan ekonomi NTB di luar tambang saat ini mencapai 7,1%,” kata Tuan Guru Bajang, panggilan sehari-hari Gubernur NTB.‎

Selain ekonomi, pembangunan di bidang sosial dan lingkungan juga menjadi salah satu perhatian penting yang harus diperhatikan dalam konteks membangun NTB.

Selain bertemu dengan para mahasiswa dan kalangan kampus, Moeldoko sebelumnya juga bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Manshuriyah, Lombok Tengah, dan Pondok Pesantren Nurul Haramain yang diasuh oleh TGH. Hasanain Juaini. Selain itu, digelar juga bincang-bincang santai dengan para tokoh dan ulama, pengelola media massa, penggerak kebudayaan, tokoh masyarakat, dan aktivis sosial dan lingkungan.

Kantor Staf Presiden yang dipimpin oleh Moeldoko menerima berbagai masukan dan saran terkait dengan pembangunan yang berlangsung di NTB. Beberapa topik yang dibahas antara lain adalah buruh migran, lingkungan, pariwisata, pendidikan, kebudayaan, dan perhutanan sosial.‎

Pada kesempatan bincang-bincang di Dome tersebut, Moeldoko juga menerima masukan dari perwakilan mahasiswa, yang diterima secara langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan. Dokumen tersebut, kata Moeldoko, akan dipelajari, dan jika memang relevan, akan disampaikan kepada Presiden Jokowi.‎ [KB09/*] 

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook