SUKMA Terpilih, Pajak Retribusi Pasar Akan Diturunkan

Kabar Berita   |   Politik  |   Senin, 12 Maret 2018 - 15:11:55 WIB   |  dibaca: 290 kali
SUKMA Terpilih, Pajak Retribusi Pasar Akan Diturunkan

Calon Bupati Lombok Timur saat mengunjungi sejumlah pasar di Lombok Timur [ Foto : KB / Ist ]

K‎ABARBERITA.CO.ID -- Tingggi pajak retribusi pasar  menjadi keluhan para pedagang hal itu disampaikan kepada Calon Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy ketika melakukan blusukan di Pasar Umum Pringgabaya pada Ahad kemarin  11 Maret 2018.

Mantan Bupati Lombok Timur periode 2008 - 2013 ketika diminta pendapatnya perihal tersebut berjanjikan akan melakukan evaluasi menyeluruh tentang pajak retribusi pasar jika nantinya SUKMA terpilih memimpin Lombok Timur dalam Pilkada tahun 2018.

Dijelaskannya bahwa tingginya pajak retribusi pasar ini akan berdampak pada penghasilan dari para pedagang tersebut. Pemerintah  tidak boleh menjadikan rakyat kecil sebagai obyek untuk mencari pendapatan daerah. 

Kalauapaun PAD mau ditingkatkan kata dia harusnya pemda melakukan inovasi, oleh karena itu SUKMA  akan membenahi semua itu dan salah satunya terkait retribusi karena dari hasil serapan dibeberpa pasar dan para pelaku usaha hal ini yang paling banyak dikeluhkan. Ungkap Sukiman.

"Kita akan turunkan pajak retribusi semua pasar daerah di Lombok Timur dan meningkatkan potensi para pelaku usaha " beber Sukiman disela sela blusukanya.

Kedepan pasangan SUKMA untuk menggenjot pendapatan daerah dengan memanfaatkan sumber alam yang ada di Lombok Timur "  Kita akan maksimalkan pembangunan sektor  pariwisata  untuk meningkatkan PAD Lombok Timur agar masyarakat tidak merasa dirugikan. Pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bisa dirasakan dengan adil dan merata oleh Masyarakat. " terangnya.

Terpisah dari beberapa pedagang pasar di Lombok Timur yang dimintai komentarnya menyambut gembira atas program pasangan SUKMA yang akan menurunkan pajak retribusi pasar tersebut.

" Dulu masa pemerintahan pak Sukiman retribusi pasar tidak terlalu tinggi sehingga kita tidak merugi sebagai pedagang " tutur Inaq Sohriah  salah satu pedagang di Pasar Umum Aikmel.

Hal yang  sama juga disampaikan Inaq Haeriah pedagang sayur yang sering mangkal di Pasar Umum  Paok Motong " memang perlu retribusi pasar ini di turunkan, kalau yang sekarang ini sangat berat kami rasakan " ucapnya.

Salah seorang pelaku usaha Travel H. Hardian juga mengatakan hal yang sama kebijakan pemerintah daerah sanagat  memberatkan, terutama bagi pelaku usaha yang baru merintis usahanya, tapi sudah ditekan pembayaran dan sewa toko yang dibangun daerah juga terlau tinggi mulai  20 - 30 juta per unit yang jenis ruko. "Ini merupakan betuk kebijakan yang tidak mendukung pengembangan UMKM di Lotim‎,"tegasnya kepada www.kabarberita.co.id di Terara. [ KB17 ]

Profil Kabar Berita

Kabar Berita

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

bangwan
12 Maret 2018 - 18:04:34 WIB

betul.utu belum pungutan liar lainnya.

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook