Terkait Berita Penembakan Adik Ipar, Wakapolres Bima Geram Atas Pemebritaan Media Online Nasional

Kabar Berita   |   Hukum  |   Sabtu, 07 April 2018 - 16:31:07 WIB   |  dibaca: 49 kali
Terkait Berita Penembakan Adik Ipar, Wakapolres Bima Geram Atas Pemebritaan Media Online Nasional

Wakapolres di Bima, Kompol Yusuf Tauziri, S.Ik dan Kapolres Bima Kota

‎KABARBERITA.CO.ID -- Sejumlah media online ternama memberitakan kasus penembakan yang dilakukan Wakapolres Bima terhadap adik iparnya di Medan.

Pemberitaan yang disiarkan oleh Kompas dan Tribun menyebutkan bahwa Wakapolres Bima, menembak mati adik iparnya.‎

‎Seorang perwira Polisi berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang kini menjabat sebagai Wakapolres di Bima, Kompol Yusuf Tauziri, S.Ik., mengaku terusik dengan pemberitaan yang menyebutkan jabatannya tersebut.

Melalui akun sosial medianya, Facebook bernama Yusuf Tauziri (Papanya Aben), mantan Kabag Ops dan Kasat Reskrim Polres Sumbawa tersebut mempertanyakan profesionalitas penulis berita dan media yang memberitakan.‎

Betapa tidak, Yusuf Tauziri merasa tidak ada kaitan dengan tindak pidana yang diberitakan sejumlah media tersebut. Dia pun kaget bukan kepalang lantaran merasa nama baiknya diblowup dengan cara yang tidak sepantasnya.

‎Tidak hanya menulis isi hatinya di beranda facebooknya, pria yang akrap disapa kang Yusta tersebut juga berusaha menelusuri isi berita dengan cara mengontak redaksi media-media ternama tersebut namun sia-sia saja. Termasuk menghubungi via WA mesengger.

‎Pada netizen juga menyarankan agar Yusuf menempuh upaya hak jawab kepada media yang bersangkutan. Meski dia menempuhnya namun tidak ada juga tanggapan balik dari redaksi media terkait.

"Saya Wakapolres Bima, Yusud Tauziri, bukan pelaku penembakan seperti isi berita di Kompas dan Tribun," tandasnya.

‎Dia menambahkan bahwa pelaku penembatan merupakan Wakapolres Lombok Tengah, bukan Wakapolres Bima yaitu dirinya. Dia berharap media terkait agar meralat isi berita. KB:11

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook