Ancam Stabilatas Nasional, FSP KEP Tolak Perpres No. 20 Tahun 2018

Kabar Berita   |   Nasional  |   Rabu, 11 April 2018 - 21:26:26 WIB   |  dibaca: 83 kali
 Ancam Stabilatas Nasional, FSP KEP Tolak Perpres No. 20 Tahun 2018

Rapat Kerja PUK SP KEP dan Komisaris PT. Sayap Mas Utama, Jakarta Timur, Rabu 11 April 2018. [Foto: KB/Ist]

‎KABARBERITA.CO.ID -- Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi Dan Umum (FSP KEP-KSPI), Sunandar menghadiri undangan Rapat Kerja, Raker PUK SP KEP dan Komisaris PT. Sayap Mas Utama, Jakarta Timur. Acara itu juga dihadiri oleh tiga orang direksi dari PT. Sayap Mas Utama, sebagai perwakilan dari perusahaan. 

‎Dalam Sambutannya, dengan lantang Sunandar memimpin massa yang hadir untuk meneriakkan kutipan Mars FSP KEP "Bersama Federasi SP KEP membangun bangsa," Kemudian disambung dengan teriakan "Cabut PERPRES No. 20 Tahun 2018 Tentang Pengguna Tenaga Kerja Asing". Rabu 11 April 2018.‎

‎Ia juga menyampaikan hal terkait dengan telah disahkannya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengguna Tenaga Kerja Asing, yang menurutnya bisa mempermudah izin tenaga kerja asing masuk ke Indonesia.

Mereka menilai banyak poin yang bertentangan dengan aturan dasarnya, yaitu Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

‎"Perpres tersebut sangat merugikan dan mengancam stabilitas nasional", tegas Sunandar.‎

Pasalnya, peraturan tersebut cenderung mempermudah masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia. Padahal, banyak tenaga kerja lokal yang masih membutuhkan lapangan pekerjaan.

Hal ini terbukti pada pasal 22 yang menyebut TKA dapat menggunakan visa tinggal sementara (vitas) sebagai izin bekerja untuk hal-hal yang bersifat mendadak. Namun, kebijakan tersebut tidak menjelaskan secara spesifik dan jelasnya yang mendadak yang pantas.

“Pemerintah harus cermat menentukan kebijakan dan regulasi yang akan diambil demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bukan rakyat luar negeri,” tuturnya.

"Ini harus kita tolak, perlawanan dengan cara apapun harus kita lakukan" tegasnya disambut teriakan massa bahwa FSP KEP siap menduduki istana sampai Perpres tersebut dicabut. [KB05]‎

Profil Kabar Berita

Kabar Berita

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

obat herbal amandel
13 April 2018 - 08:11:12 WIB

Terimakasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat sekali :) http://obatamandel.web.id/

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook