GP Ansor NTB Sematkan Sejumlah Tokoh Jadi Anggota Luar Biasa

Kabar Berita   |   Nasional  |   Minggu, 13 Mei 2018 - 13:00:35 WIB   |  dibaca: 63 kali
GP Ansor NTB Sematkan Sejumlah Tokoh Jadi Anggota Luar Biasa

Launching penanaman 100 ribu hektar jagung rangkaian Harlah GP Ansor ke-84 di Ponpes Ta’limussibyan Bonder, Sabtu, 12 Mei 2018. [Foto: KB/Ist]

KABARBERITA.CO.ID--Momen launching penanaman 100 ribu hektar jagung rangkaian Harlah GP Ansor ke-84 di Ponpes Ta’limussibyan Bonder, Sabtu, 12 Mei 2018 kemarin, dimanfaatkan GP Ansor untuk memberikan keanggotaan luar biasa kepada beberapa tokoh. Yaitu Menteri Pertanian yang diwakili Direktur Tanaman Pangan  Ir. H. Jamil MP., P.Hd, Deputi Penindakan KPK RI Irjen Pol. Drs. Firli, M.Si, Kapolda NTB diwakili Wakapolda, Kombes Pol. Drs. Tajudin dan Kabinda NTB Tarwo Kusnarno, SE., M.Si. Pemberian keanggotaan luar biasa ini ditandai dengan penyematan dan pemakaian jaket kebesaran Ansor kepada tokoh tersebut yang dilakukan Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, H. Haerul Amri didampingi sejumlah pengurus termasuk Ketua GP Ansor NTB Zamroni Aziz.

Menurut Ketua GP Ansor NTB Zamroni Aziz, pemberian anggota luar biasa ini sebagai penghargaan kepada para tokoh tersebut karena sudah berbuat maksimal di bidangnya untuk bangsa, negara dan masyarakat. “Bagi Ansor sudah selayaknya memberikan apresiasi sebagai anggota luar biasa di Harlah Ansor yang ke 84 ini,” tambahnya.

Acara Launching penanaman jagung 100 ribu Ha berlangsung meriah. Tercatat ribuan masyarakat, kaum petani dan jamaah NU memadati lokasi. Tampak sejumlah tokoh dan tamu undangan penting hadir, termasuk Gubernur NTB, TGB. H.M. Zainul Majdi MA.

Direktur Pengembangan Pertanian Kementan RI, Ir. H. Ali Jamil menegaskan, NTB berpotensi sebagai lokasi proyek nasional. Apalagi ke depan, pemerintah berupaya tidak lagi mengimpor jagung dari luar negeri, tetapi berencana melakukan ekspor ke sejumlah negara. “Produksi jagung di NTB selain untuk menjaga stabilitas kebutuhan nasional, juga dicanangkan agar jumlah jagung impor nasional di Indonesia menurun,” ungkapnya.

Sementara itu Gubernur NTB, TGH. Zainul Majdi yang akrab disapa TGB dalam sambutannya mengatakan, pemerintah harus mengawal ketat program ini. Termasuk dengan membeli hasil tani berupa jagung dari para petani dengan harga yang pantas. Ia menghitung, jika pemerintah berani membeli jagung petani dengan harga Rp 3.100 per kilogram, sementara jumlah hasil jagung petani NTB mencapai 800.000 ton, maka hasil yang akan didapat tidak kurang dari Rp 2,4 Triliyun. “Jadi bapak dari Kementerian Pertanian, jangan merasa tugas bapak itu selesai sampai kasih bibit saja, dan selesai sampai penyuluhan saja, tapi dampingilah para petani kita,” tegas TGB.

Di akhir acara, Deputi penindakan KPK, Irjen Pol. Firli mengatakan dirinya hadir di acara ini semata- mata karena kecintaannya kepada Ansor/NU. Dan datang dengan beaya sendiri tidak memakai fasilitas kantor. [KB/09]‎

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook