Harlah ke-84, GP Ansor Launching 100 ribu Hektar Bibit Jagung di Lombok

Kabar Berita   |   Nasional  |   Senin, 14 Mei 2018 - 05:39:57 WIB   |  dibaca: 11 kali
Harlah ke-84, GP Ansor Launching 100 ribu Hektar Bibit Jagung di Lombok

Perayaan Hari Lahir Pemuda Ansor ke-84 tahun yang dan launching penanaman dan penyerahan bibit jagung untuk 100.000 hektar di NTB bertempat di Ponpes Al-Mansyuriah Ta’limussyibian Bonder Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu,12 Mei 2018.‎ [Foto: KB/09/IST]

KABARBERITA.CO.ID--Bertepatan dengan perayaan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor ke-84 tahun yang dirangkai dengan launching penanaman dan penyerahan bibit jagung untuk 100.000 hektar di NTB bertempat di Ponpes Al-Mansyuriah Ta’limussyibian Bonder Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu,12 Mei 2018.‎

Hadir dalam kegiatan tersebut Musytasar PB NU TGH. LM. Turmudzi Badarudin, Direktur Kementan RI Ir. H. Jamil, PhD, Deputi Penindakan KPK RI Irjen Pol Firli, Wakil Ketua Umum PP Ansor H. Aam Haerul Amri, Ketua Bidang Pertanian, Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kedaulatan Pangan PP GP Ansor H. Hadi M Musa SaId atau yang sering dipanggil Adhe, Korwil PP GP Ansor Bali, NTB, NTT Zakaria R Puato, Gubernur NTB TGB. H. Zainul Majdi, Ketua Tanfidziah PW NU NTB Drs TGH. Ahmad Taqiudin Mansyur, Wakapolda NTB Kombes Pol Tajudin, Kabinda NTB H. Tarwo Kusnanto, Ketua PW Ansor NTB H. Zamroni Aziz bersama jajaran, para tuan guru, toga, toma dan ribuan perwakilan kelompok Tani dan Gapoktan Binasn GP Ansor dari masing-masing Kabupaten dan Kota se NTB.

Ketua PW GP Ansor NTB H. Zamroni Aziz menyampaikan, pada momentum Harlah Gerakan Pemuda Ansor yang ke-84 ini dirangkai dengan penyerahan 100.000 hektar bibit jagung.

Para perwakilan kelompok petani jagung, kata Zamroni, juga hadir pada acara sebut untuk bershilaturrahmi dan bertemu secara langsung dengan Mentan RI yang diwakili Direktur Ir H. Ali Jamil PHd.

“Ini menjadi komitmen bersama dengan Gerakan Pemuda Ansor untuk para petani. Dan para pemuda Ansor ada dimana-mana seperti ada yang partai politik, birokrasi, anggota dewan dan lainnnya. Dan kegiatan penyerahan bibit jagung ini diprakarsai oleh Gerakan Pemuda Ansor bekerjasama dengan Kementan RI,” kata Zamroni.

Zamroni menyebutkan, wajar saja Gerakan Pemuda Ansor melaksanakan kegiatan penyerahan bibit jagung karena Pemuda Ansor punya investasi besar di negeri ini sehingga merangkul semua elemen masyarakat seperti para petani.

“Para pendiri NU dan Ansor mengatakan bahwa siapapun dia dan dari mana asalnya ketika mengatakan Hubbul Wathan Minal Iman, maka kita Gerakan Pemuad Ansor harus merangkulnya,” ujar Zamroni Aziz.

Ketua PP GP Ansor Bidang Pertanian dan Kedaulatan Pangan H. Adhe Musa Said pada kesempatan itu mengajak para toga, toma dan seluruh masyarakat untuk secara bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama mendaulatkan petani berdiri sendiri diatas kaki sendiri di tanah air Indonesia.

“Kita lahir di tanah air Indonesia, kita tumbuh makan minum dari tanah dan air Indonesia, kita akan mati dan kembali menyatu dengan tanah air Indonesia. Jadi kalau ada yang ingin mengkhianati negeri ini, maka silahkan angkat kaki dari tanah air Indonesia. Kami ingin semua solid baik dari NU, Ansor, Pemerintah, TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat karena ini langkah awal kita karena selanjutnya masih banyak tugas-tugas yang harus kita selsaikan secara bersama-sama,” pungkas H. Adhe Musa Said.

Kenapa harus di NTB?, Adhe Musa Said menjelaskan karena sampai hari ini masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan oleh para petani. Jadi petaninya sangat luar biasa.

“Kalau petani ini sudah solid dan bersatu bersama NU dan Ansor dan masyarakat, Insya Allah negara ini akan menjadi negara yang makmur nan negara ini akan sejahtera dan berdaya secara ekonomi,” harap Adhe Musa Said.

Terlebih, kata Adhe Musa Said, Gubernur NTB TGB H. Zainul Majdi hadir pada acara itu sebagai bentuk dukungan dan suport dari Pemerintah Daerah untuk terus bersama-sama bersama petani.

“Sudah saatnya daulat petani, daulat NKRI harus disebarkan ke seluruh pelosok negeri, petani bangkit Indonesia hebat,” tegas Adhe Musa Said.

Sementara itu Aam Haerul Amri, Wakil Ketua Umum PP Ansor menyampaikan, bahwa pentingnya kebijakan pemerintah yang berpihak pada petani untuk mengangkat derajat dan martabat petani yang selama ini terpinggirkan.

“GP Ansor akan terus berdampingan dengan petani mengawal program ini sampai berhasil,” katanya.

Gubernur NTB Dr. H. TGB Zainul Majdi menyambut baik apa yang dilakukan oleh GP Ansor, seraya berharap mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik sampai panen raya.

Pemerintah Provinsi NTB melalui dinas terkait, kata gubernur, akan membantu dan mendorong supaya program ini bisa berjalan dengan lancar.

“Tolong pak Kepala Dinas Pertanian, ini diseriusi agar program kerjasama GP Ansor dengan pemeritah bisa berjalan sukses,” tegas Gubernur sambil menunjuk Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB Husnul yang hadir di acara tersebut.

Ir. Ali Jamil selaku Direktur yang mewakili Menteri Pertanian juga sangat bergembira lantaran Kementerian Pertanian bisa bekerjasama dengan GP Ansor, dan pihaknya akan berupaya menyukseskan program itu.

“Saya sampaikan kepada Kepala Dinas bahwa tolong program ini dibantu semaksimal mungkin karena GP Ansor adalah organisasi yang perangkatnya sampai tingkat desa, dikoordinasikan dengan baik, hal ini bisa menjadi percontohan dengan masih banyaknya lahan yang perlu digarap. Kita percaya GP Ansor mampu menjadi mitra kerja yang baik,” ucapnya.

Sementara itu, Deputi Penindakan KPK RI Irjen Pol Drs H. Firli MSi merasa bangga dengan GP Ansor yang menjadi penggerak pemberdayaan petani di NTB. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa GP Ansor menyatu dengan para petani.

“Kita harapkan GP Ansor dan NU yang berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka terus mampu menjadi harmoni kerukunan dan kebersamaan dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Ansor adalah organisasi yang sudah berjuang untuk memerdekakan bangsa ini dan akan terus mengawal keutuhan NKRI,” tutupnya. [KB/09]‎

Profil Kabar Berita

Kabar Berita


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook