Gerakan Petisi Rakyat #SaveKPKPolriDariHoax Disabotase, Bukti Lemahnya Kredibilitas Change.Org

0
112

Kami mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Cinta NKRI menyatakan kekecewaan kami kepada pihak change.org yang secara sepihak mengakomodir serangan report para buzzer yang tidak senang dengan gerakan petisi yang kami lakukan sebagai upaya perjuangan kami untuk melindungi dua institusi hukum di Republik Indonesia dari ancaman adu domba dan hoax, yakni Komisi Perlindungan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pada awalnya, petisi ini kami susun sebagai bentuk sikap kami atas beredarnya informasi hoax terkait tuduhan IndonesiaLeaks beserta kroni – kroninya yang secara sepihak, tendensius dan provokatif menyerang nama baik kedua institusi hukum ini melalui isu CCTV KPK yang diduga merekam aksi perusakan barang bukti berupa buku merah yang disinyalir berisi data – data aliran dana ke sejumlah petinggi Polri.

Setelah isu itu beredar dan membuat kekisruhan di masyarakat, Ketua KPK pun melalui pemberitaan resmi pun menjelaskan secara tegas, bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan hasil penyelidikan atas tuduhan tersebut pun sejatinya sudah diselesaikan pada tahun 2017. Fakta itu juga diperkuat oleh beberapa statement dari para tokoh seperti Mahfud MD, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, dan lain sebagainya, yang secara kompak tidak mempercayai tuduhan tersebut.

Melihat adanya indikasi penyebaran hoax dan adanya upaya adu domba dibalik hasil investigasi hoax tersebut, kami dari Aliansi Masyarakat Cinta NKRI pun berinisiatif melakukan “Class Action” berupa petisi melalui situs change.org pada hari Jumat, 12 Oktober 2018 sebagai inisiatif kami untuk mencegah upaya adu domba kedua lembaga hukum tersebut oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam ulasan petisi tersebut, secara jelas kami menggambarkan kronologis, data – data pemberitaan, serta logika berfikir yang menyimpulkan sekaligus menjadi alasan logis bagi kami kenapa kita harus menolak hasil investigasi yang sangat kental nuansa politis dan adu domba tersebut.

Setelah aksi petisi berjalan 2 hari di change.org, yakni pada hari Minggu, 14 Oktober 2018 , dukungan tanda tangan dari para netizen terus mengalir dan sangat masif, sehingga berhasil mengumpulkan jumlah dukungan sebanyak 7.500 tanda tangan. Namun, pada hari ketiga, yaitu Senin, 15 Oktober 2018, kami dikagetkan oleh menurunnya jumlah dukungan tersebut secara drastis hingga dibawah 1.500 tanda tangan.

Disini kami menduga, bahwa ada serangan dari beberapa buzzer yang diduga berasal dari pihak yang berseberangan dengan kami, melakukan aksi report massal ke laman petisi yang kami buat. Kekecewaan kami begitu besar kepada pihak change.org, yang kami nilai tidak mampu melindungi aspirasi dari petisi rekan – rekan seperjuangan kami yang sudah berhasil kami kumpulkan sebanyak lebih dari 7.500 tanda tangan.

Oleh karena itu, kami menilai sekaligus menyimpulkan bahwa change.org saat ini tidak bisa kami percayai lagi sebagai laman “gerakan sosial” yang selama ini dikenal besar pengaruhnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kami sangat kecewa sekaligus menyatakan mosi tidak percaya kami kepada change.org yang nyata – nyata telah menunjukkan ketidakprofesionalannya sebagai website yang mengakomodir “gerakan sosial”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here