Alasan Anda Tetap Punya Batasan dalam Hidup Bersosial

0
30

KabarBerita.co.id – Seperti yang kita tahu sejak dulu, manusia adalah makhluk sosial. Tidak ada satupun kegiatan yang tidak membutuhkan atau melibatkan orang lain di dalam hidup kita. Baik atau buruknya sesuatu yang terjadi tentu saja akan berpengaruh pula bagi orang lain.

Namun keterikatan ini pula harus memiliki batas yang jelas. Dalam pertemanan, bahkan dalam hubungan yang serius sampai dengan keluargapun, manusia tetaplah manusia yang memiliki batasan di dalam hidupnya. Tentu saja batasan yang tidak boleh diganggu oleh orang lain dan harus dihargai entah bagaimanapun caranya.

Mengapa harus ada batasan saat semua orang ditakdirkan saling mengikat? Agar setiap dari kita kembali ingat, bahwa kita pun memiliki ruang untuk diri kita sendiri. Terlebih untuk lebih dekat dengan Sang Maha Pencipta. Lalu apalagi alasan kita harus menjaga setiap batasan itu? Mari kita simak ulasnnya:

1. Setiap Manusia Punya Hak

Sekalipun kamu adalah orang yang cukup terbuka dengan orang lain tentang semua masalah di hidupmu. Namun sudah bisa dipastikan kamu memiliki bagian yang ingin kamu simpan sendiri. Bukan karena tidak percaya kepada orang lain, hanya saja kamu ingin lebih tahu seberapa mampu kamu mengatasi keadaan itu.

2. Saling Membantu

Manusia memang ditakdirkan untuk saling tolong menolong dalam banyak hal. Dari hal yang berat seperti menolong korban bencana atau kerabat yang terkena musibah. Sampai hal kecil seperti meminjamkan bulpoin saat orang lain tidak membawanya di acara seminar.

Namun sudah pasti membantu tidak semuanya dilandasi dengan kata ikhlas dan tanpa pamrih bukan? Bukan juga tanpa mengharap imbalan bahkan sekedar ucapan terima kasih.

3. Ingin Berpengaruh

Setiap manusia pasti akan berlomba-lomba untuk saling membantu. Bahkan tidak jarang juga mengorbankan diri sendiri. Namun apakah sudah benar cara yang kita lakukan? Apakah sudah pasti kita tidak mengusik atau bahkan menganggu hidup orang lain?

Tidak salah niat kita untuk membantu orang lain. Berniat meringankan segala beban yang dimiliki. Namun coba periksalah kembali apakah cara kita sudah benar? Ataukan justru kita semakin mengusik hidup mereka dan membuat mereka semakin terbebani. Berpengaruh bagi hidup orang lain tidak berarti kita bisa ikut campur dan masuk dalam hidup mereka. Seolah kita paling tahu mana yang terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here