Tersinggung, Ratusan Ojek Online di Malang Menuntut Prabowo Minta Maaf

0
43

KabarBerita.co.id – Pidato calon Presiden nomor urut 02 terkait profesi ojek online (ojol) ternyata berbuntut panjang. Ratusan masyarakat yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) di Kabupaten Malang menggelar demonstrasi guna menuntut Prabowo untuk meminta maaf.

Tuntutan itu disampaikan mereka didepan kantor Bawaslu Kabupaten Malang, Jalan Panggungrejo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (23/11) sore, dengan berjalan kaki.

“Kami meminta Prabowo minta maaf atas pernyataannya,” teriak orator.

Ratusan ojol yang berkumpul didepan kantor Bawaslu Kabupaten Malang tersebut juga membawa beberapa poster berisi tuntutan dan kecaman mereka terhadap pidato Prabowo yang dinilai merendahkan profesi ojek online.

Diantaranta bertuliskan ‘Tolong hargai kami sebagai sopir ojek online’, ‘Bukannya profesi Ojol adalah pekerjaan halal Pak Prabowo’ dan ‘Kami bekerja bukan pengemis’.

“Pak Prabowo telah melukai kita, sebagai sopir ojek online. Dan harus minta maaf secara terbuka kepada seluruh sopir ojek online di Indonesia,” lanjut orator.

Tak berapa lama, beberapa perwakilan sopir ojol diminta masuk ke kantor Bawaslu untuk menyampaikan aspirasi mereka. Audiensi yang melibatkan beberapa komisioner Bawaslu Kabupaten Malang itu pun berjalan hingga pukul 17.00 WIB.

“Kami meminta Bawaslu menangani serius pernyataan Prabowo Subianto yang merupakan kandidat capres, di mana telah melukai kami sopir ojek online dengan pernyataannya,” tegas korlap aksi Wibi Kristanto kepada wartawan.

Wibi menegaskan, tuntutan mereka ini murni dilatarbelakangi oleh rasa kekecewaan para supir ojol yang merasa terhina oleh pernyataan Prabowo tersebut.

“Kalau kami tidak dihina, tidak akan melakukan aksi seperti ini. Makanya kami meminta Pak Prabowo segera meminta maaf. Karena di dalam kesempatan saat berorasi menyampaikan bahwa generasi muda setelah lulus hanya bekerja sebagai sopir ojek online. Kami sudah kerja keras dan ini halal. Tolong jangan hina kami,” ujar Wibi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here