Gara – Gara Sebut “Jokowi Banci”, Habib Bahar bin Smith Dicekal ke Luar Negeri

0
72

KabarBerita.co.id – Akibat ceramahnya yang diduga memuat ujaran kebencian dengan menyebut “Jokowi Banci”, Habib Bahar bin Smith akhirnya dicekal ke luar negeri oleh pihak kepolisian per tanggal 1 Desember 2018.

“Yang bersangkutan (Bahar bin Smith) telah dilakukan pencekalan pada hari ini, sesuai surat dari Bareskrim Polri tertanggal 1 Desember 2018 ke Dirjen Imigrasi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Sabtu (1/12).

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, Habib Bahar dinilai telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian dalam ceramahnya yang dianggap menghina Presiden RI Joko Widodo dengan sebutan “Jokowi Banci”, saat menyampaikan tausyiah pada Januari 2017 di Palembang, Sumatera Selatan.

“Tim gabungan Bareskrim dari Direktorat Tindak Pidana Umum dan Siber dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan yang melaksanakan sidik kasus ujaran kebencian yang dilakukan oleh Habib Bahar, dikarenakan locus dan tempusnya di Palembang pada Januari 2017,” terang Dedi.

Kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret nama Habib Bahar bin Smith pada mulanya berawal dari laporan Sekjen Jokowi Mania (Joman) La Kamarudin ke Bareskrim Polri, pada Rabu (28/11). Dalam aduannya, Kamarudin menilai Habib Bahar telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan penghinaan kepada Presiden RI. Selain itu, Kamarudin juga menyebut Habib Bahar juga telah menghina ras dan etnis.

Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2).

Setelah Joman, Cyber Indonesia juga melaporkan Habib Bahar bin Smith ke polisi, Rabu (28/11). Habib Bahar bin Smith dilaporkan karena dianggap mengeluarkan pernyataan mengandung unsur ujaran kebencian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here