Ngeri! Video Makan Kapur Jadi Trend di Media Sosial

0
42

KabarBerita.co.id – Aneh – aneh aja netizen jaman sekarang, demi meraup popularitas dan sensasi, beberapa orang memposting dirinya sedang memakan kapur. Aktifitas mengkonsumsi barang – barang yang tidak lazim dijadikan makanan dikenal dengan istilah ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) atau biasa disebut head tingles. Aktifitas ASMR ini biasanya menimbulkan sensasi tergelitik pada otak, dimulai dari puncak kepala, dan menjalar turun ke pundak dan tulang belakang manusia, sehingga muncul reaksi menyenangkan dari efek tersebut.

Anehnya, aktifitas tidak lazim ini malah menjadi viral di beberapa sosial media, salah satunya di Instagram melalui hashtag #chalkeating. Setidaknya terdapat ribuan konten video dan foto memuat adegan memakan kapur dari beberapa netizen, baik dalam bentuk kapur utuh, maupun dalam bentuk bubuk.

Menurut informasi yang dilansir dari Motherboard, kegiatan ini hampir secara eksklusif dilakukan oleh perempuan. Berdasarkan penelusuran hashtag #chalkeating, terdapat 72.100 postingan, sedangkan dari hashtag #chalkasmr terdapat lebih dari 34.600 postingan. Kebanyakan video yang diposting memperlihatkan aktivitas memotong-motong kapur hingga terdengar suara renyah. Adapula yang mengonsumsinya hingga kunyahan kapur terdengar.

Patut diketahui, meskipun kapur tidak beracun, namun apabila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, maka akan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan. US National Library of Medicine menuturkan beberapa efek samping memakan kapur diantaranya dapat mengakibatkan masalah pencernaan seperti sembelit, sakit perut, diare, mual, dan muntah, serta batuk dan sesak napas.

Pengguna Instagram, lovepicaasmr mengatakan, mereka yang mengkonsumsi kapur pada dasarnya mengalami kelainan kesehatan yang disebut pica. Bahkan ada yang sudah mengkonsumsinya sejak umur 3 tahun.

“Keinginan mereka untuk konsumsi kapur dimulai pada usia tiga tahun, tetapi mereka tidak menelan materi itu.” tulisnya.

Sementara bagi yang lainnya, aktifitas mereka hanya untuk bersenang – senang saja dan menghilangkan stres, meski sadar akan risiko kesehatan yang melekat pada aktivitas itu.

“Itu memberi saya kedamaian saat saya mengunyahnya.”

Meskipun tidak sehat dan cenderung membahayakan, tetapi penting untuk dicatat bahwa tidak setiap pemakan kapur melakukan hal ini karena terpengaruh ribuan orang lain yang melakukannya di sosial media. Jika Anda mengalami hal ini, memiliki keinginan mengonsumsi barang-barang aneh, segera konsultasi pada dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here