Apresiasi Deklarasi Alumni, TKN: Mereka Tidak Mau Jokowi Berjuang Sendiri Untuk Bangsa Ini

0
32

KabarBerita.co.id – Tim Kampanye Nasional (TKN)Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyambut positif atas tingginya animo para alumni SMA dan Universitas, baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Ir. H. Joko Widodo dan Prof. DR (HC) KH. Ma’ruf Amin.

TKN menilai, fenomena ini merupakan sebuah fenomena arus baru politik yang lahir dari aspirasi rakyat khususnya kaum terpelajar, bukan hanya sekedar seremonial semata, seperti yang dituduhkan oleh kabar – kabar miring belakangan ini.

“Kalau hadir saat acara gerakan deklarasi para alumni, kita merasakan munculnya fenomena arus baru politik Indonesia,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan dalam keterangan tertulis, Senin (11/2/2019).

Menurut Ace, lahirnya gerakan dari kelompok terpelajar ini, sekaligus juga menyiratkan sebuah pertanda baik, bahwa kaum terpelajar tidak akan diam dalam Pilpres 2019 mendatang, dimana mereka selama ini dianggap diam dan apatis.

“Mengapa mereka akhirnya bangkit mengambil posisi? Karena mereka muak dengan cara berpolitik menebar hoax, membangun kecemasan dan menakut-nakuti publik. Mereka muak dengan cara berpolitik seperti itu,” ujarnya.

“Para alumni ini adalah kelompok kritis yang tidak mudah untuk dirayu dengan sandiwara dan juga tidak takut dengan model propaganda ala firehose falsehood. Mereka bergerak melawan propaganda seperti itu. Mereka jelas tahu mana fakta dan mana fiksi,” lanjut Ace.

Selain menginginkan perubahan, gerakan ini juga lahir dari kesadaran, bahwa kaum terpelajar tidak boleh diam atas kondisi politik saat ini sudah semakin tidak kondusif akibat berita hoax dan fitnah yang merajalela, khususnya kepada Jokowi. Menurutnya, mereka tidak ingin melihat Jokowi berjuang sendirian untuk bangsa ini.

“Mereka tak bisa membiarkan Pak Jokowi bekerja sendiri untuk kemajuan bangsa ini. Untuk itu mereka sadar bahwa Pak Jokowi tidak boleh sendirian dalam menghadapi semburan hoax, kebohongan, dan pesimisme. Mereka bangkit dengan memberikan dukungan tersebut,” kata Ace.

Contohnya seperti dukungan dari para alumni dari Jaringan Alumni Mesir Indonesia (JAMI) untuk Jokowi-Ma’ruf. Dukungan itu disebut Ace makin membantah isu Jokowi anti-Islam.

“Dukungan alumni Mesir karena memiliki kesamaan pandangan tentang nilai-nilai Islam moderat, Islam wasathiyah dan konsisten menentang Islam radikal dan khilafah Islamiyah yang mendompleng dalam Pilpres 2019 kepada salah satu calon tertentu. Mereka ini yang selalu menuduh Pak Jokowi anti umat Islam. Padahal Pak Jokowi dan Abah Kiai Ma’ruf itu anti-khilafah yang mau meruntuhkan NKRI, bukan anti umat Islam,” tuturnya.

Selain itu, Ace mengatakan dukungan dari kelompok terdidik sekaligus juga akan turut mempengaruhi peta politik Pilpres 2019 mendatang. Karena banyaknya anggapan yang menilai kaum terpelajar akan apatis atau golput pada Pilpres 2019 nanti, nyatanya gelombang deklarasi para alumni belakangan ini justru menepis anggapan – anggapan tersebut.

“Jumlah undecided voters dan swing voters akan makin menipis sejalan dengan semakin dekatnya waktu pemilihan. Bahkan swing voters yang selama ini dukung Prabowo-Sandi akan mulai ragu dengan pilihannya dan mulai bergeser untuk memilih Pak Jokowi,” sebut Ace.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here