Kapolri dan Panglima TNI Bersilaturahmi ke Ponpes Nahdlatul Ulum Maros Sulsel

0
77

KabarBerita.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berkunjung ke Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Maros Sulawesi Selatan dalam rangka bersilaturahmi bersama para ulama, tokoh masyarakat dan santri di pesantren tersebut.

Sebelum memulai acara, para hadirin melakukan sholat isya berjemaah terlebih dahulu, yang dipimpin langsung oleh Ustadz Yamlik. Ketua Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, Maros A.G. Dr. H.M. Sanusi Baco, L.C. mengaku sangat senang bisa bersilaturahmi dengan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolri dan Panglima TNI.

“Insha Allah bapak Kapolri dan Panglima TNI akan dipanjangkan umurnya, dimurahkan rizkinya serta senantiasa diberikan Kesehatan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Sanusi Baco.

Dalam sambutannya, Sanusi Baco juga menjelaskan makna dibalik nama Nahdatul Ulum, yang berarti kebangitan ilmu. Menurutnya, melalui kebangkitan ilmu pengetahuan lah, kebangkitan ulama bisa diwujudkan. Itulah alasannya, kenapa lembaga pendidikan ini diberi nama Nahdlatul Ulum.

Silaturahmi merupakan salah satu wujud implementasi nilai – nilai keislaman. Rasulullah bersabda barang siapa yang ingin umurnya diperpanjang, rizkinya dipermurah maka hendaklah dia selalu bersilaturrahim.

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah juga turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Kapolri dan Panglima TNI ke Sulawesi Selatan. Kunjungan ini merupakan kunjungan yang spesial ditengah kesibukan kedua petinggi institusi pertahanan negara tersebut, karena masih sempat mengunjungi pesantren Nahdatul Ulum.

Sementara Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan hampir disetiap kunjungannya ke daerah, Panglima TNI dan Kapolri selalu menyempatkan diri untuk bersilaturrahim ke pondok pesantren dan bertemu dengan ulama.

Pondok pesantren merupakan samudera ilmu, akan tetap tiada guna ilmu jika tidak dibarengi dengan akhlak dan moral yang baik. Karena itulah, pesantren diharapkan mampu mewujudkan generasi masa depan Indonesia Islami yang berilmu sekaligus berakhlakul karimah.

“Dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ini diharapkan seluruh generasi muda dapat mengimbangi setiap perubahan yang cepat terjadi,” kata Panglima TNI.

Kapolri hadir didampingi As Ops Kapolri, Kadiv Propam Polri, Dankor Brimob Polri, Wakabintelkam Polri, dan Karo Penmas Div Humas Polri. Kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here