Hadiri Pemecahan Rekor Dunia Selam di Manado, Kapolri : Ayo, Kita Pecahkan Rekor Ini

0
46

KabarBerita.co.id (Manado) – Sebanyak 3.100 penyelam asal Indonesia siap berpartisipasi dalam pemecahan rekor (Guinness World Record) aksi selam terbanyak dunia, pada Sabtu (03/08/2019). Acara yang diselenggarakan oleh Wanita Selam Indonesia (WASI) ini juga turut dihadiri Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, yang sekaligus hadir untuk memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada para peserta.

“Hari ini lebih kurang 3.100. Mudah-mudahan bisa kita pecahkan rekor ini,” ujar Kapolri di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (03/08/2019).

Lebih lanjut Kapolri mengatakan bahwa pencatatan rekor dunia selam ini lebih banyak dibandingkan saat pelaksanaan Sail Bunaken tahun 2009 yang saat itu dihadiri sebanyak 2.400 penyelam.

Tak hanya memecahkan rekor selam, dalam acara itu juga akan dilakukan pemecahan rekor dunia pembentangan bendera terbesar di bawah air. Dalam hal ini yaitu Bendera Merah Putih.

“Nanti juga kita lanjutkan Upacara Bendera 17 Agustus, sebentar lagi kita rayakan. Kita sudah rayakan duluan di sini, di bawah laut dalam bentuk upacara. Tentu juga ini akan kita viralkan,” tegas Kapolri.

Saat acara berlangsung, terlihat para penyelam sambil bersorak sorai sudah berada di air laut. Dengan penuh semangat, mereka menyanyikan yel-yel kelompok dengan bergelora. Sementara di pinggir laut, beberapa warga yang hadir terlihat begitu antusias memberikan dorongan semangat. Alunan lagu wajib nasional yang diputar di lokasi acara semakin menambah semangat warga yang hadir untuk terus memberikan semangat.

Sebelumnya, WASI juga sudah berhasil memecahkan rekor dunia rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chains Underwater), yang diselenggarakan pada Kamis (1/8/2019). Saat itu, mereka berhasil bergandengan tangan tanpa terputus selama lebih dari 7 menit di laut biru itu.

“Kita juga ucapkan terima kasih dan selamat karena pada 1 Agustus kemarin sudah pecahkan rekor gandengan tangan terbanyak,” tutur Jenderal Tito.

Kapolri berharap, rangkaian acara pemecahan rekor ini dapat mendongkrak sektor pariwisata di Indonesia, khususnya Manado, yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata berkelas internasional.

“Welcome to the Indonesia, welcome to the Manado, salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya kita memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado,” ungkap Kapolri. (Red)