Hadiri Seminar Bersama Masyarakat Aceh dan Papua, Menhub: Mari Kita Perangi Hoaks

0
27

KabarBerita.co.id (Jakarta) – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, kembali mengajak masyarakat untuk bersama – sama memerangi hoaks atau berita bohong yang kerap meresahkan masyarakat.

Dalam sambutannya saat menghadiri Seminar dan Diskusi Insan Transportasi dengan tema ‘Melawan Hoaks atau Berkawan dengan Hoaks’ di Jakarta, Rabu (11/09/2019), Menhub menegaskan bahwa perang melawan hoaks tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada upaya gotong royong dari semua pihak. Misalnya dengan ikut membantu meluruskan berita – berita bohong yang sudah tersebut, atau turut serta menghapus atau melaporkan konten – konten yang mengandung hoaks.

Terlebih lagi, hoaks saat ini kerap digunakan sebagai alat adu domba dan pemecah belah persatuan bangsa.

“Hoaks juga harus bisa dilihat secara positif. Karena itu, sekitar 500 orang kita ajak, agar satu persepsi tentang Indonesia dan kita sudah bekerja banyak. Kami harus upayakan menciptakan kebanggaan baru sebagai insan transportasi, sebagai orang Indonesia,” kata Menhub Budi Karya.

“Kita harus hadir, berinteraksi, sekali pun itu hoaks, kita harus berani mereduksi dan menjelaskannya. Saya bertemu orang dari Papua yang dari berbagai kota, secara spontanitas saya diberikan topi, tapi saya melihat ini adalah bagaimana saudara-saudara kita yang ada di bandara, lebih dari 100, memang mereka ini eksis membuat konektifitas menjadi lebih baik. Dengan sekuat tenaga, inilah suatu bukti kehidupan kita sangat tinggi,” sambungnya.

Menhub berharap, masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyaring informasi. Jangan sampai, masyarakat ikut terjebak menyebarkan hoaks akibat tidak teliti dalam memfilter setiap konten informasi, apalagi di sosial media.

Masyarakat harus paham, baik pembuat maupun penyebar konten hoaks bisa dijerat pasal pidana sebagaimana diatur dalam UU ITE.

“UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar” ungkapnya.

“Hoaks juga sangat mengganggu bahkan menghambat percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” sambung Budi Karya.

Oleh karena itulah, melalui forum yang juga dihadiri oleh masyarakat Papua dan Aceh itu, Menhub mengajak kepada masyarakat untuk bersama – sama berjuang memerangi hoaks yang cenderung memecah belah persatuan dan kerukunan hidup berbangsa di Indonesia.

“Makanya kita undang dari Papua, Aceh, juga untuk menjelaskan bahwa hoaks sudah menjadi cara orang untuk menjatuhkan orang lainnya. Kita berpikir positif, ada kritikan-kritikan yang membangun, dan itu kita gunakan sebagai upaya memperbaiki diri,” jelasnya.

Selain menyampaikan pandangannya tentang hoaks, Budi Karya juga turut menyampaikan berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dilakukan di Papua, khususnya di bidang transportasi, yang mana sudah bisa dinikmati manfaatnya, baik dari segi perekonomian dan sosial.

“Pengembangan infrastruktur jalan transportasi darat, laut dan udara harus dioptimalkan dalam rangka memperlancar arus penumpang, barang dan jasa guna mengurangi berbagai keterisolasian. Papua nyatanya banyak sekali hal yang bermanfaat dan sudah dinikmati,” paparnya. (Red)