Tips Efektif Menulis Surat Lamaran Kerja di Indonesia

Pendahuluan

Tips menulis surat lamaran kerja

Read More

Surat lamaran kerja adalah salah satu dokumen yang penting dalam mencari pekerjaan. Surat ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan ketertarikan kita dalam mengisi posisi pekerjaan yang diinginkan. Namun, menulis surat lamaran kerja tidak semudah yang dibayangkan. Terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan agar surat lamaran kerja yang kita tulis dapat memikat perhatian perusahaan dan meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Berikut adalah beberapa tips menulis surat lamaran kerja yang dapat membantu Anda:

  1. Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami

    Dalam menulis surat lamaran kerja, penting untuk menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang dan rumit. Gunakan kalimat yang singkat dan langsung to the point agar pesan yang ingin disampaikan dapat dengan mudah dipahami oleh pihak perusahaan.

    Sebagai contoh, untuk menjelaskan pengalaman kerja sebelumnya, cukup sampaikan informasi yang relevan dan penting saja. Tidak perlu memberikan detail yang terlalu mendalam. Gunakan kata-kata yang sederhana dan jelas agar pihak perusahaan dapat dengan cepat mengerti kemampuan yang Anda miliki. Pastikan juga untuk menghindari penggunaan jargon atau bahasa teknis yang hanya dimengerti oleh sebagian kecil orang.

    Dalam menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, Anda juga perlu memperhatikan tata bahasa dan ejaan yang benar. Pastikan bahwa surat lamaran kerja Anda bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Periksa kembali surat lamaran kerja sebelum mengirimkannya untuk memastikan tidak ada kesalahan yang dapat merusak kesan profesional Anda.

    Dengan menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, surat lamaran kerja Anda akan semakin menarik dan memberikan kesan bahwa Anda adalah kandidat yang serius dan kompeten dalam mengisi posisi pekerjaan yang diinginkan.

Menyusun Struktur Surat Lamaran Kerja


Menyusun Struktur Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja merupakan dokumen tertulis yang penting dalam proses melamar pekerjaan. Agar surat lamaran kerja terlihat lebih profesional dan mudah dibaca oleh pihak HRD, penting untuk memiliki struktur yang jelas. Struktur yang tepat akan membantu memudahkan pembaca dalam mencari dan memahami informasi yang disampaikan dalam surat lamaran kerja.

Berikut adalah langkah-langkah dalam menyusun struktur surat lamaran kerja:

1. Bagian Pembuka

Bagian pembuka merupakan bagian yang berfungsi untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan informasi dasar mengenai posisi yang dilamar. Pada bagian ini, cantumkan informasi seperti nama lengkap, alamat, serta kontak yang bisa dihubungi. Selain itu, beritahukan juga tujuan Anda dalam melamar pekerjaan ini.

Contoh:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Perkenalkan, nama saya Ahmad Maulana, saya merupakan lulusan S1 Teknik Informatika dari Universitas ABC. Saya melamar posisi Junior Software Developer yang sedang dibuka di perusahaan Anda.

2. Bagian Isi

Bagian Isi

Bagian isi merupakan inti dari surat lamaran kerja. Pada bagian ini, Anda dapat mengungkapkan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Jelaskan dengan singkat mengenai alasan Anda tertarik pada perusahaan tersebut dan bagaimana Anda bisa memberikan kontribusi kepada perusahaan jika diberikan kesempatan.

Contoh:

Pada masa kuliah, saya aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi dan juga telah berhasil menyelesaikan beberapa proyek pengembangan perangkat lunak. Saya memiliki pengalaman dalam pengembangan aplikasi web dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti PHP, HTML, dan CSS. Saya tertarik untuk bergabung dengan PT XYZ karena reputasinya sebagai satu-satunya perusahaan yang fokus pada pengembangan teknologi berbasis web di Indonesia. Saya yakin dengan pengalaman dan pengetahuan saya, saya dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan produk-produk yang inovatif dan berkualitas di perusahaan ini. Saya berharap bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai kemungkinan bergabung dengan perusahaan ini.

3. Bagian Penutup

Bagian penutup digunakan untuk mengakhiri surat lamaran kerja dengan baik. Sampaikan harapan Anda untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan atau mendapatkan kesempatan untuk menghadiri interview. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan dan sertakan salam penutup yang sopan.

Contoh:

Saya sangat berharap dapat mengikuti tahap seleksi lanjutan di perusahaan Anda. Saya siap untuk menghadiri wawancara apabila diberikan kesempatan. Terima kasih atas waktu dan perhatian yang Anda berikan dalam membaca surat lamaran kerja ini. Saya tunggu kabar baik dari perusahaan Anda.

Demikian surat lamaran kerja yang saya sampaikan. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Ahmad Maulana

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menyusun surat lamaran kerja dengan struktur yang jelas dan terorganisir. Hal ini akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan perhatian dari pihak HRD dan menjadi lebih kompetitif dalam proses seleksi pekerjaan.

Tujuan dan Alamat Surat

menulis surat lamaran kerja

Surat lamaran kerja merupakan dokumen yang penting untuk mengajukan diri sebagai calon pekerja di sebuah perusahaan. Bagi pencari kerja, menulis surat lamaran adalah langkah awal untuk mendapatkan pekerjaan impian. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk dapat menulis dengan jelas tujuan dan alamat surat agar pihak perusahaan dapat langsung mengetahui posisi yang dilamar serta kepada siapa surat tersebut ditujukan.

Di awal surat, biasanya terdapat informasi singkat mengenai tujuan surat. Tujuan surat ini akan memberikan petunjuk kepada pihak perusahaan mengenai bidang pekerjaan yang kita minati. Misalnya, jika kita melamar sebagai akuntan, kita dapat menambahkan kalimat seperti “Dengan hormat, melalui surat ini saya bermaksud mengajukan diri sebagai calon akuntan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.”

Setelah itu, alamat surat juga perlu ditulis secara lengkap dan jelas. Dalam alamat surat, sebaiknya mencantumkan alamat perusahaan yang lengkap beserta nama penerima surat tersebut. Dengan mencantumkan alamat lengkap, akan memudahkan pihak perusahaan untuk mengirimkan pemberitahuan selanjutnya kepada kita.

Sebagai contoh, berikut adalah format singkat untuk menulis tujuan dan alamat surat lamaran kerja:

[Nama lengkap]
[Alamat lengkap]
[Kota]
[Kode pos]
[Nomor telepon]
[Email]

[Tanggal]
[Nama lengkap pihak perusahaan]
[Posisi yang dilamar]
[Nama perusahaan]
[Alamat lengkap perusahaan]
[Kota]

Demikianlah tips mengenai tujuan dan alamat surat lamaran kerja. Pastikan untuk menulis dengan jelas dan teratur sehingga pihak perusahaan dapat dengan mudah memahami maksud dari surat lamaran kita. Selamat mencoba!

Penulisan Paragraf Penutup

Penulisan Paragraf Penutup

Sampai di bagian penutup surat lamaran kerja, saatnya untuk menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak perusahaan. Dalam paragraf penutup ini, Anda dapat mengekspresikan apresiasi Anda terhadap kesempatan yang diberikan untuk melamar posisi yang diinginkan. Ungkapkanlah bahwa Anda sangat menghargai waktu yang telah diberikan oleh pembaca dalam membaca surat lamaran Anda.

Sebagai penutup yang baik, Anda juga dapat mencantumkan bahwa Anda telah melampirkan Curriculum Vitae (CV) serta dokumen pendukung lainnya. CV adalah dokumen yang berisi riwayat hidup dan kualifikasi Anda sebagai pelamar pekerjaan. Dalam CV, Anda dapat menyajikan pengalaman kerja, pendidikan, keahlian-keahlian yang relevan, serta prestasi-prestasi yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Pastikan CV yang Anda lampirkan sudah terstruktur dengan baik dan terlihat profesional.

Setelah menyebutkan bahwa Anda melampirkan CV dan dokumen pendukung lainnya, lanjutkan dengan mengungkapkan harapan anda untuk dapat bertemu dalam proses seleksi lebih lanjut. Sampaikanlah bahwa Anda sangat antusias dan berharap bisa diberikan kesempatan untuk menghadiri tahap seleksi berikutnya, seperti wawancara atau uji kompetensi dalam mencapai posisi yang Anda inginkan.

Pentingnya untuk menyampaikan harapan tersebut adalah agar pihak perusahaan mengetahui bahwa Anda benar-benar berminat dengan posisi yang Anda lamar. Juga, ungkapkanlah bahwa Anda siap mengikuti proses seleksi lebih lanjut dan menjelaskan bahwa Anda berharap bisa memberikan kontribusi dan semangat yang positif bagi perusahaan tersebut. Tapi pastikan untuk menyampaikan harapan Anda dengan bahasa yang sopan dan tidak berlebihan.

Dengan mengakhiri surat lamaran kerja dengan paragraf penutup yang baik dan profesional, Anda dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mendapatkan panggilan untuk tahap seleksi berikutnya. Pastikan untuk memeriksa kembali keseluruhan surat lamaran kerja Anda, termasuk paragraf penutupnya, untuk mengecek apakah telah terdapat kesalahan tata bahasa atau typo. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam menulis paragraf penutup surat lamaran kerja Anda. Sukses dalam mencari pekerjaan!

Tata Bahasa dan Ejaan

Tata Bahasa dan Ejaan

Sebagai pencari kerja, penting bagi Anda untuk memperhatikan tata bahasa dan ejaan dalam surat lamaran kerja Anda. Hal ini akan memberikan kesan yang baik kepada pihak perusahaan yang menerima lamaran Anda. Pastikan tata bahasa dan ejaan yang digunakan sudah benar dan jelas.

Dalam menulis surat lamaran kerja, hindari penggunaan bahasa yang terlalu formal atau informal. Gunakan bahasa yang sopan dan sesuai dengan konteks surat lamaran kerja. Jika perlu, Anda dapat menggunakan bahasa yang lebih santai, tetapi ingat untuk tetap menjaga kesopanan dan profesionalitas dalam penulisan.

Selain itu, pastikan penggunaan tanda baca sudah benar dan konsisten. Tanda baca yang salah atau tidak konsisten dapat mengganggu pemahaman pembaca surat lamaran Anda. Periksa kembali penggunaan koma, titik, tanda seru, tanda tanya, dan tanda baca lainnya untuk memastikan surat lamaran kerja Anda terlihat rapi dan profesional.

Jika Anda merasa kesulitan dalam menulis surat lamaran kerja yang baik dalam hal tata bahasa dan ejaan, Anda dapat meminta bantuan teman atau keluarga yang memiliki keahlian dalam bidang ini. Mereka dapat memberikan masukan dan saran untuk memperbaiki tata bahasa dan ejaan surat lamaran kerja Anda.

Anda juga dapat menggunakan kamus atau aplikasi pemeriksa ejaan online untuk memastikan kata yang Anda gunakan dalam surat lamaran kerja Anda dieja dengan benar. Pemeriksa ejaan juga dapat membantu menemukan kesalahan tata bahasa dan memberikan alternatif yang lebih tepat.

Penting untuk diingat bahwa tata bahasa dan ejaan yang baik tidak hanya penting dalam surat lamaran kerja, tetapi juga penting dalam komunikasi sehari-hari di tempat kerja. Kemampuan berkomunikasi dengan baik dan menggunakan tata bahasa yang benar akan menjadi nilai tambah bagi Anda sebagai karyawan potensial.

Jadi, pastikan tata bahasa dan ejaan dalam surat lamaran kerja Anda sudah benar dan jelas. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu formal atau informal, serta perhatikan penggunaan tanda baca yang benar dan konsisten. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.

Proofreading


Proofreading

Sebelum mengirim, selalu proofread surat lamaran kerja untuk memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, ejaan, atau informasi yang terlewat yang dapat mengurangi kesan profesional.

Proofreading adalah proses membaca kembali surat lamaran kerja dengan tujuan untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan tata bahasa, ejaan, atau kesalahan informasi yang dapat merusak kesan profesional dari surat lamaran kerja Anda. Dalam proses ini, Anda dapat memeriksa apakah ada typo, kalimat yang tidak terstruktur dengan baik, atau pernyataan yang tidak jelas.

Agar efektif, berikut beberapa tips untuk melakukan proofreading yang baik:

Sentence Structure

  1. Baca dengan hati-hati: Ketika Anda proofread surat lamaran kerja, pastikan untuk membaca setiap kata dengan hati-hati. Jika perlu, baca juga secara perlahan untuk memastikan bahwa Anda tidak melewatkan kesalahan-kesalahan kecil.
  2. Perhatikan tata bahasa dan ejaan: Periksa kembali tata bahasa dan ejaan Anda. Pastikan bahwa setiap kalimat menggunakan aturan tata bahasa yang benar. Perhatikan juga penggunaan tanda baca, kapitalisasi, dan ejaan yang tepat.
  3. Periksa kembali informasi: Pastikan bahwa semua informasi yang Anda berikan dalam surat lamaran kerja Anda benar dan akurat. Periksa alamat pengirim, alamat tujuan, dan informasi kontak lainnya. Pastikan juga bahwa tanggal dan waktu yang Anda cantumkan sesuai.
  4. Perhatikan struktur kalimat: Periksa kembali struktur kalimat Anda. Pastikan bahwa setiap kalimat memiliki subjek dan predikat yang jelas. Perhatikan juga penggunaan kata-kata yang tepat dan tidak ambigu.
  5. Berikan jeda: Setelah menyelesaikan penulisan surat lamaran kerja, berikan jeda waktu sebelum melakukan proofreading. Dengan memberikan jeda, Anda dapat melihat surat lamaran kerja Anda dengan pandangan yang segar.
  6. Ajukan pertanyaan: Tanyakan pada diri sendiri apakah setiap kalimat jelas dan mudah dipahami. Apakah kalimat tersebut memberikan informasi yang dibutuhkan oleh penerima surat? Jika perlu, mintalah orang lain untuk membaca surat lamaran kerja Anda dan berikan umpan balik.

Proofreading adalah langkah penting dalam menyempurnakan surat lamaran kerja Anda. Dengan melakukan proofreading secara cermat dan teliti, Anda dapat memastikan bahwa surat lamaran kerja Anda terlihat profesional, tanpa kesalahan yang mengurangi kesan positif.

Pengiriman Surat


Pengiriman Surat

Untuk menulis surat lamaran kerja yang sukses, pengirimannya juga harus sesuai dengan permintaan perusahaan. Ada dua cara umum yang bisa digunakan untuk mengirim surat lamaran kerja, yaitu melalui email atau melalui pos. Pilihlah salah satu cara pengiriman yang disyaratkan oleh perusahaan tersebut.

Jika perusahaan meminta untuk mengirim surat melalui email, pastikan Anda telah mencantumkan alamat email yang benar dan valid. Pastikan pula bahwa Anda telah memeriksa kembali surat lamaran kerja agar tidak terdapat kesalahan penulisan atau kesalahan format sebelum mengirimkannya melalui email. Selain itu, pastikan juga bahwa Anda telah mengisi subjek email dengan jelas dan spesifik sesuai petunjuk perusahaan.

Tetapi, jika perusahaan meminta untuk mengirim surat melalui pos, pastikan Anda mematuhi petunjuk pengiriman surat tersebut. Gunakan amplop yang bersih dan tidak rusak, serta cantumkan alamat perusahaan dengan jelas dan rapi. Jangan lupa juga mencantumkan alamat Anda yang lengkap dan kontak yang bisa dihubungi, seperti nomor telepon atau alamat email.

Dalam pengiriman surat lamaran kerja, penting juga untuk memperhatikan waktu pengiriman. Jangan sampai surat lamaran kerja Anda terlambat sampai ke perusahaan. Pastikan Anda memberikan cukup waktu bagi surat lamaran kerja untuk dikirim dan sampai tepat waktu. Cek jadwal pengiriman pos atau pastikan email Anda telah terkirim dengan sukses.

Penting juga untuk mencatat nomor resi jika Anda mengirim surat melalui pos. Nomor resi ini bisa digunakan untuk melacak status pengiriman surat Anda. Pastikan Anda menyimpan nomor resi dan menggunakannya jika diperlukan. Dalam hal mengirim email, pastikan Anda mencatat tanggal dan jam pengiriman untuk referensi di masa mendatang.

Terakhir, jangan lupa untuk mencantumkan kontak yang bisa dihubungi dalam surat lamaran kerja Anda. Ini termasuk nomor telepon yang dapat dihubungi atau alamat email yang aktif. Pastikan kontak yang Anda cantumkan ini dapat dijangkau dengan mudah dan bahwa Anda selalu memeriksa pesan atau panggilan yang masuk.

Dalam kesimpulan, penting untuk mengirim surat lamaran kerja sesuai dengan permintaan perusahaan. Pastikan Anda mengirim surat melalui email atau pos dengan benar dan mencantumkan kontak yang bisa dihubungi. Jangan lupa pula untuk memperhatikan waktu pengiriman dan mencatat nomor resi jika pengiriman melalui pos. Semua hal ini akan membantu meningkatkan kesempatan Anda dalam mendapatkan pekerjaan yang Anda idamkan.

Cek Juga >>>  Sukses Mendapatkan Lamaran Kerja sebagai Fresh Graduate di Indonesia

Related posts