Tuntut Perbaikan Jaminan Sosial SPN Sodorkan Konsep JS3H ke Jokowi

Jakarta, kabarberita.co.id – Beberapa elemen buruh hingga mahasiswa akan berunjuk rasa memperingati May Day di Patung Kuda, Jakarta Pusat, siang ini. Penutupan arus lalu lintas di lokasi yang mengarah ke Istana dilaksanakan secara situasional.

“Hari ini ada dua elemen massa yang akan turun melaksanakan aspirasinya di Patung kuda. Yang pertama elemen dari massa buruh yakni SPN dan KSPSI, dan mahasiswa, khususnya Trisakti, akan memperingati dan merayakan Hari Reformasi.

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2022, Serikat Pekerja Nasional (SPN) menggelar aksi di kawasan Monas Jakarta, Kamis (12/5/2022), menuntut pelaksanaan Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat (JS3H) bagi seluruh warga negara Indonesia dan penegakan hukum ketenagakerjaan.Dan Demopun akan berlanjut dari Gedung DPR RI longmarch ke GBK bersama Partai Buruh pada tanggal 14 Mei 2022.

Ketua Umum SPN, Djoko Heriyono berpendapat bahwa permasalahan Pekerja/Buruh dalam aktifitas ketenagakerjaan di Indonesia dewasa ini sungguh sangat memprihatinkan. Menurutnya, kebijakan Pemerintah Republik Indonesia yang tidak tegas dan cenderung tajam ke Pekerja/Buruh dan tumpul kepada investor menjadikan salah satu parameter kegagalan Pemerintah dalam menjalankan fungsi regulasinya.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk memberikan Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat kepada seluruh rakyat Indonesia yang mencakup Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, Jaminan Pengangguran, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Pesangon, Jaminan Kehamilan dan Melahirkan, Jaminan Keluarga, dan Jaminan Disabilitas. Termasuk Kompensasi penghasilan pekerja selama Cuti hamil melahirkan 6 bulan, dan atau selama tidak dapat bekerja karena sakit cacat sebagian atau cacat tetap mendapatkan jaminan penghasilan sesuai upah yang diterimanya dari Jaminan Sosial Nasional, dan Pekerja memasuki lanjut usia 60 tahun mendapatkan Jaminan Pensiun langsung tunai setiap bulannya sampai akhir hayat,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, sejumlah perwakilan pimpinan SPN diterima oleh utusan dari kantor staf presiden (KSP) untuk membahas terkait tuntutan aksi. Berdasarkan hasil diskusi bersama KSP, kata Djoko, apa yang telah diperjuangkan SPN tentang job security, income security, dan sosial security dalam kemasan Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat sangat membantu perbaikan jaminan sosial.

“Dengan adanya regulasi-regulasi yang terus diperbaiki, maka pihak KSP meminta kerjasama dan pemerintah akan terus mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk merealisasikan JS3H,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden KSPI Said Iqbal yang menyambangi massa aksi menilai bahwa JS3H merupakan cita-cita negara sebagaimana tertuang dalam sila kelima Pancasila yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Tidak akan pernah ada keadilan sosial jika tidak ada jaminan sosial. Oleh karena itu, apa yang menjadi tuntutan SPN sudah benar,” pungkasnya.

( Shanty Rd )

Pos terkait