Kementerian ESDM Tingkatkan Kerja Sama Dengan TNI AL Dalam Pemanfaatan Data Hidrografi

Jakarta, kabarberita.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) RI akan meningkatkan kerja sama dengan TNI AL dalam hal ini Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dalam pemanfaatan data Hidrografi.

Hal tersebut merupakan pokok pembahasan dalam Kunjungan Kehormatan Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat kepada Menteri ESDM RI Arifin Tasrif di kantor Kementerian ESDM Jalan Medan Merdeka Selatan No. 18. Jakarta Pusat.

Kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai silaturahmi antara Pushidrosal dan Kementerian ESDM, serta sebagai upaya meningkatkan kerja sama antara kedua institusi yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Kunjungan kerja Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat yang didampingi Asisten Operasi Survei dan Pemetaan (Asopssurta) Pushidrosal Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc, dan Staff Spamkersamtas Pushidrosal ini diterima langsung oleh Men ESDM RI Arifin Tasrif yang
didampingi Dirjen Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji, Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono serta Kepala SKK Migas Dwi Soetjibto.

Pada kunjungan tersebut, Menteri ESDM menyampaikan bahwa potensi sumber daya Indonesia yang sangat besar sangat membutuhkan data yang akurat sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan mengundang investor asing untuk meningkatkan devisa negara. Ke depan kerja sama Kementerian ESDM dan TNI AL sangat dibutuhkan dalam penetapan lokasi kegiatan migas dengan menggunakan data dan informasi hidrografi yang akurat. Kementerian ESDM saat ini harus mengidentifikasi dan menginventarisasi sumber daya alam baik gas maupun mineral offshore khususnya gas.

Sementara itu, Danpushidrosal menjelaskan tentang tugas dan fungsi Pushidrosal sebagai penyedia data dan informasi hidro-oseanografi berupa Peta Laut Indonesia (PLI), baik peta kertas maupun elektronik (Electronic Navigational Chart/ENC) dan publikasi nautika untuk menjamin keselamatan pelayaran.

Ditambahkannya, Data dan informasi pipa bawah laut yang telah tergelar merupakan informasi yang sangat penting sebagai update Peta Laut Indonesia (PLI), pipa bawah laut merupakan obyek vital nasional yang harus dijaga dan dikelola untuk kepentingan keselamatan dan keamanan pelayaran, pengamanan dan efektivitas pemanfaatan ruang perairan laut untuk kepentingan lainnya, termasuk juga pipa penyalur dalam kegiatan migas.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, akan diadakannya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TNI AL dhi Pushidrosal dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM dan program kerja bersama dengan SKK Migas Kementerian EDSM.

( Shanty Rd )

Pos terkait