Asosiasi Pembudidaya Lobster NTB Terbentuk, Dislutkan Harapkan Pembudidaya Terorganisir dan Solid

Lombok Timur, (KabarBerita) – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB bersama UPT KKP Balai Budidaya Laut Lombok dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur menggelar pertemuan dengan 100 orang perwakilan pembudidaya lobster se-NTB Bertempat di Pusat Budidaya Lobster Terbesar di Indonesia, Telong-Elong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (20/9).

Pertemuan ini digelar untuk menyikapi dinamika fluktuasi harga lobster yang terus terjadi, sekaligus merumuskan langkah bersama dalam menghadapi berbagai potensi permasalahan di sektor budidaya lobster.

Salah satu kesepakatan penting yang lahir dari forum ini adalah terbentuknya Asosiasi Pembudidaya Lobster NTB. Asosiasi ini ke depan akan didorong menjadi wadah koperasi pembudidaya lobster yang berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan pembangunan dan pengembangan budidaya lobster berbasis co-management di NTB.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Muslim ST, M.Si menegaskan bahwa kehadiran asosiasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi pembudidaya, sehingga tidak lagi berjalan sendiri-sendiri melainkan terorganisir dalam satu wadah yang solid.

“Dengan adanya asosiasi ini, para pembudidaya lobster memiliki mitra strategis yang diakui pemerintah. Ke depan, model pengelolaan bersama (co-management) diharapkan mampu mewujudkan keberlanjutan usaha budidaya lobster di NTB,” terang Muslim.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen memfasilitasi asosiasi pembudidaya untuk segera bertemu dengan calon offtaker yang berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan mekanisme harga yang lebih bersaing, adil, dan saling menguntungkan bagi semua pihak. (red)

Related Posts

Fraksi PKS dan Gerindra Silang Pendapat atas Jawaban Pemprov NTB terkait APBD 2025

MATARAM (KabarBerita) – Sidang Paripurna DPRD NTB dengan agenda penyampaian jawaban Pemerintah Provinsi NTB atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 diwarnai perbedaan pandangan Fraksi PKS…

Kepala BRIDA NTB Paparkan Lima Arah Strategis Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

Mataram (KabarBerita) – Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., mewakili Gubernur NTB menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertema “Inovasi Teknologi, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Resmi Terima SK PON 2028, Gubernur NTB Langsung Gaspol Matangkan Persiapan

Resmi Terima SK PON 2028, Gubernur NTB Langsung Gaspol Matangkan Persiapan

Fraksi PKS dan Gerindra Silang Pendapat atas Jawaban Pemprov NTB terkait APBD 2025

Fraksi PKS dan Gerindra Silang Pendapat atas Jawaban Pemprov NTB terkait APBD 2025

Kepala BRIDA NTB Paparkan Lima Arah Strategis Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

Kepala BRIDA NTB Paparkan Lima Arah Strategis Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

Dewan NTB Syamsu Rijal Tegaskan Program MBG Harus Didukung, Dampaknya Terasa Bagi Masyarakat

Dewan NTB Syamsu Rijal Tegaskan Program MBG Harus Didukung, Dampaknya Terasa Bagi Masyarakat

Rakerwil NasDem NTB Momentum Evaluasi dan Perkuat Konsolidasi Pemilu 2029

Rakerwil NasDem NTB Momentum Evaluasi dan Perkuat Konsolidasi Pemilu 2029

Persiapan Porwada PWI NTB 2026 Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Membuka Secara Resmi

Persiapan Porwada PWI NTB 2026 Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Membuka Secara Resmi