Berbakal Keuletan dan Ketekunan Amaq Lebih, Kurma KLU Dinobatkan sebagai Salah Satu dari Tujuh Kurma Terbaik Dunia

LOMBOK UTARA (KabarBerita) – Varietas kurma yang dikenal khalayak, hanya tumbuh dan berbuah di daerah timur tengah (Jazirah Arab) adalah hal yang lumrah. Buah yang masuk tanaman palm ini biasanya di budidayakan didaerah gersang, tandus disertai cuaca panas menjadi ciri khas tempat hidup (habitat) tanaman ini.

Namun kisah inspiratif dari warga Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu membuktikan bahwa buah yang fenomenal dengan sebutan buah surga ini justru berhasil dibudidayakan dan berbuah lebat di Bumi Tioq Tata Tunak atau juga dikenal sebagai Dayan Gunung sebutkan Kabupaten Lombok Utara.

Terlebih lagi Kurma di KLU ini viral, setelah masuk menjadi salah satu buah kurma terbaik dengan posisi ke-7 di dunia yang diadakan di Abu Dhabi pada tahun 2023 silam.

Budidaya kurma di KLU pada awalnya tidak berjalan mulus, karena para petani yang menanam dianggap gila pada saat penanaman awal. Apalagi anggapan masyarakat pada umumnya, pohon kurma hanya bisa berbuah di Timur Tengah. Cemooh ini yang dirasakan Amaq Lebih, salah satu pencetus petani Kurma di KLU. “Pada awalnya kami dianggap gila karena menanam kurma di sini (KLU,red) karena kurma enggak pernah ditanam disini,”tutur Amaq Lebih.

Lebih lanjut, ia menceritakan awal mula menananam pohon kurma, bermula dari bibit yang dibawa dari Jakarta oleh orang tuanya. Dan itupun tidak berjalan mulus, karena bibit yang ditanam banyak yang mati dari sekian banyak yang ditanam.

Tapi berbekal kesabaran, dan ketekunan dalam menggali informasi, Amaq Lebih dan para petani KLU lainnya mulai melihat perkembangan, bahwa pohon kurma yang mulai ditanam pada tahun 2018 silam memperlihatkan harapan dengan mulainya cikal bakal buah setelah 3 tahun ditanam.

Lantas munculnya cikal bakal buah tidak berjalan mulus, apalagi minimnya informasi tentang tata cara budidaya kurma dan perawatan membuat Amaq Lebih selaku aktor utama dalam budidaya pohon kurma pernah meninggalkan tanaman kurmanya. Disamping tuntutan ekonomi dalam rumah tangga dikarenakan tanaman pohon kurma yang ditanam belum berbuah dan menghasilkan.

Memasuki tahun ke-5 pasca pohon kurma ditanam, akhirnya terjawab dan menunjukkan hasil dari penantian panjangnya, pohon kurma yang ditanam tersebut berbuah. Tidak terduga, pohon kurma yang dirawat selamat ini menghasilkan buah yang lebat dan munculnya varian baru dari tanaman palm tersebut. Bahkan, pohon kurma KLU menjadi varietas baru dan branding baru di dunia kurma yaitu Kurma Rinjani (Kumari).

Keseriusan, keuletan dan ikhtiar yang tidak pernah putus, Amaq Lebih dan petani kurma lainnya terus menggali ilmu dari berbagai sumber terkait tata cara budidaya pohon kurma. Akhirnya sukses menciptakan sejarah baru, dan mengikuti pameran kurma dunia yang diadakan di Abu Dhabi. Kurma KLU menjadi satu-satunya kurma di dunia yang renyah dan tidak sepat pada saat buah masih hijau (mentah), dan pasar kurma dunia beserta investor justru lebih tertarik dengan buah kurma hijau asal pulau seribu masjid julukan pulau Lombok, NTB

Meski cemooh dianggap gila, Amaq Lebih dapat membuktikan bahwa usaha tidak membohongi hasil. Bahkan lokasi tempat tenam pohon kurma, dulu hanya menghasilkan 5 juta setiap panen kacang tanah, tapi setelah munculnya kurma justru setiap kali panen mampu menghasilkan hingga 50 juta. “Dulu kami yang dianggap gila, tapi sekarang mereka yang gila,”cetus Amaq Lebih. (Wira).

  • Related Posts

    Brida NTB Dukung Penuh Gagasan Gubernur Soal Pengolahan Air Tuaq “Nira” jadi Minuman Premium

    MATARAM (KabarBerita)- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB menegaskan siap mendukung penuh ide dan gagasan Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dalam mengembangkan air nira atau air tuaq…

    Direktur PSDI sebut Akses BBM Subsidi Dipermudah dengan Kolaborasi DKP NTB dan MDPI

    MATARAM (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu nelayan skala kecil. Salah satunya melalui kegiatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    DPRD Soroti Kontras Sikap BKD: Tanah Pecatu Diappraisal, Mataram Mall Belum Tersentuh 

    DPRD Soroti Kontras Sikap BKD: Tanah Pecatu Diappraisal, Mataram Mall Belum Tersentuh 

    Masalah Manipulasi Domisili “Biang Kerok” SMPB 2026, Dikpora NTB Minta Masyarakat Objektif

    Masalah Manipulasi Domisili “Biang Kerok” SMPB 2026, Dikpora NTB Minta Masyarakat Objektif

    Ramayoga: SILPA Jadi Penyangga Kas Daerah, Termasuk Biayai Perjalanan Dinas DPRD

    Ramayoga: SILPA Jadi Penyangga Kas Daerah, Termasuk Biayai Perjalanan Dinas DPRD

    Brida NTB Dukung Penuh Gagasan Gubernur Soal Pengolahan Air Tuaq “Nira” jadi Minuman Premium

    Brida NTB Dukung Penuh Gagasan Gubernur Soal Pengolahan Air Tuaq “Nira” jadi Minuman Premium

    NTB Jadi Satu-satunya Provinsi Teken MoU Strategis dengan KKP

    NTB Jadi Satu-satunya Provinsi Teken MoU Strategis dengan KKP

    IKA MT AL-Kahfi FKIP Unram Kembali Akan Menggelar Lomba Olimpiade Matematika (LOM) ke-4 se Bali Nusra

    IKA MT AL-Kahfi FKIP Unram Kembali Akan Menggelar Lomba Olimpiade Matematika (LOM) ke-4 se Bali Nusra