
Mataram(KabarBerita)– Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk cabang olahraga (cabor) hoki resmi berakhir. Kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari kabupaten/kota se-NTB ini berlangsung sukses dan menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan sekaligus menjaring bibit atlet potensial.
Dalam gelaran tersebut, kontingen Kota Mataram keluar sebagai juara umum setelah mendominasi enam nomor pertandingan yang diperlombakan. Mataram berhasil meraih lima medali emas dan satu medali perak.
Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Mataram, Zihani Ilman Fayadi, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para atlet.
“Alhamdulillah, FHI Kota Mataram sangat bangga atas pencapaian luar biasa para atlet. Dari total enam nomor pertandingan, kita berhasil mengamankan lima medali emas dan satu medali perak,” kata Fayadii.
Menurutnya, satu medali perak yang diraih harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan.
Ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri karena sejumlah agenda penting telah menanti. Di antaranya Kejuaraan Nasional Hoki serta kompetisi hoki tingkat Kota Mataram.
“Medali perak tersebut hendaknya menjadi dorongan serta motivasi bagi para atlet muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak berpuas diri,” ujarnya.
Fayadi menilai Porprov NTB menjadi salah satu batu loncatan penting dalam menyiapkan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat.
Karena itu, ia meminta para atlet segera kembali menjalani latihan dan meningkatkan kemampuan, baik dari sisi teknik maupun mental.
“Euforia kemenangan ini tidak perlu terlalu lama. Segera kembali berlatih, tingkatkan mentalitas dan kemampuan diri, karena masih banyak kejuaraan hoki mendatang untuk mengharumkan nama Kota Mataram,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi FHI NTB, Baiq Sitti Fitriani Bakhresy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan Pengurus Cabang FHI dari kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam Porprov NTB.
Menurutnya, perjuangan dan dedikasi para atlet selama kompetisi telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan olahraga hoki di NTB.
“Porprov ini menjadi momentum penting dalam menjaring potensi dan talenta muda berbakat,” kata Fitriani.
FHI NTB mencatat munculnya sejumlah atlet potensial, termasuk atlet pemula yang baru mengenal dan bertanding dalam olahraga hoki. Mereka dinilai memiliki potensi untuk terus dibina dan dipersiapkan mewakili NTB pada kompetisi tingkat nasional.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh pelatih yang telah mendampingi para atlet serta perangkat pertandingan yang mengawal jalannya kompetisi secara profesional, independen, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Baiq Fitriani menyampaikan, seluruh rangkaian pertandingan hoki Porprov NTB berlangsung aman, lancar dan kondusif tanpa kendala berarti.
Berakhirnya kompetisi ini diharapkan tidak menjadi akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, hasil Porprov menjadi pijakan bagi FHI NTB untuk memperkuat pembinaan atlet dan menyiapkan talenta-talenta terbaik menuju kejuaraan nasional maupun ajang olahraga yang lebih tinggi.







