Dinas ESDM NTB Angkat Bicara Soal Masih Adanya Penambang Liar TWA Prabu

Mataram (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan Pemerintah sudah melakukan penertiban bersama Aparat Penegak Hukum (APH) terkait adanya tambang ilegal di Taman Wisata Alam Desa Prabu.

Kepala Dinas ESDM NTB Samsuddin mengatakan bahwa ia selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi hal yang berkaitan dengan usaha pertambangan, telah menghimbau masyarakat untuk tidak merusak lingkungan dan mencemarkannya. Karena dengan adanya aktivitas penambangan ilegal akan merusak citra daerah yang terkenal sebagai daerah wisata tujuan Dunia. Hal ini, Ia sampaikan seusai bertemu dengan Gubernur NTB pada Selasa (9/12/2025).

“kami dari di Dinas ESDM menghimbau, aktivitas tambang ilegal itu seharusnya tidak dilakukan, karena pasti akan merusak lingkungan, menimbulkan pencemaran, mengancam nyawa dan akan merusak citra kita sebagai daerah wisata,”ucapnya.

Lebih lanjut Samsuddin mengatakan dengan adanya aktivitas penambangan ilegal, yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, itu sudah jelas keberadaannya dan itu berdasarkan hasil crosscheck lapangan, dan juga sudah dirilis oleh Polisi Resort (Polres) lombok tengah. Dan hal inilah yang menyebabkan salah seorang warga meregang nyawa karena kecelakaan saat melakukan aktivitas tambang secara ilegal.

“ada 1 orang warga yang meninggal kan, dan 2 orang lagi dirawat di rumah sakit, karena kecelakaan saat melakukan aktivitas tambang ilegal,”ujarnya.

Lebih jauh Samsuddin mengatakan Dengan adanya kejadian tersebut, Ia bersama tim mengidentifikasi langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan aparat Desa, hasil dilokasi memang betul ada aktivitas tambang ilegal di lokasi TWA Prabu bumbang Loteng.

“itu kawasan konservasi, dan itu menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan, di bawah binaannya UPT kementerian namanya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB dan saya udah mengkonfirmasi ke kepala balainya dan sudah dilakukan langkah-langkah aktivitas patroli pengamanan ,”terangnya.

Samsuddin juga menegaskan dengan adanya pengamanan yang dilakukan, supaya masyarakat bisa menjaga alam dan daerah, dan itu merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya dari segi pemerintah, tapi di lapangan seperti masyarakat, APH dan stakeholder terkait. Ia juga berharap dengan adanya penindakan tegas oleh para penegak hukum (gakkum) menjadi sarana dalam menginteospeksi diri kedepannya.

“mudah-mudahan ini sebagai salah satu momentum untuk kita kembali meluruskan jejak-jejak yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dan kita berharap supaya masyarakat tetap melakukan pelestarian lingkungan dan alam,”imbuhnya. (Wira)

Related Posts

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Mataram (KabarBerita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026).…

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Lombok Barat (KabarBerita)  – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memuji kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal yang menurutnya berhasil membangun ekosistem pariwisata yang membuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik