Fathul Gani : Edukasi Melalui Sosialisasi Langkah Pemberantasan Rokok Ilegal

Mataram, (KabarBerita) – Perlunya Sosialisasi dan Edukasi pada konsumen untuk memberantas Rokok Ilegal supaya tidak merugikan Negara harus digencarkan.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Pol PP Provinsi  NTB Dr. Fathul Gani di ruang kerjanya, Rabu (18/6).

“Masyarakat hari ini kurang tahu tentang rokok ilegal, ada yang tahu, ada yang tidak tahu, jadi terkait para konsumen kita kalau sesuatu itu murah dan sesuai selera pasti akan membelinya baik legal maupun ilegal jadi perlu disosialisasikan kerugian Negara yang ditimbulkan,” terangnya.

Fatgan mengatakan Strategi untuk menyikapi hal tersebut adalah dengan duduk bersama dengan pihak bea cukai dan beberapa instansi terkait guna membuat komitmen dan kesepakatan bersama supaya  memulai dari hulu yaitu produsennya untuk di berantas ” jadi perlu kolaborasi dengan pihak bea cukai dan para stake holder terkait guna kita membahas cara mencegah dan menggempur rokok ilegal ini,” tuturnya.

Plt Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB ini juga mengatakan kalau dihadapkan dengan masyarakat perlu diperhatikan nasib masyarakat jangan sampai merugikan mereka jika dilakukan penyitaan barang.

“Karena strategi pemasaran rokok ilegal berbeda sekarang. Dulu modelnya rokok ilegal ini dititip jadi enak kita tidak ada beban kepada pedagang kecil, Sekarang beda pedagang harus membeli dulu barang ini, baru bisa dijual,” terangnya.

Dia juga mengatakan jika dibayangkan modal para pedagang kecil cuman 500 ribu dan dilakukan penyitaan maka ini sangat merugikan terhadap rakyat kecil.

“Jadi kita harus memahami kondisi masyrakat dengan keterbatasan modal dan jangan sampai merugikan mereka, kasihan para pedagang kecil ini,” ujarnya.

“Jadi Masyarakat kecil perlu diedukasi melalui sosialisasi tentang rokok ilegal, Sosialisasi ini juga sudah dialihkan ke dinas perdagangan dan biro ekonomi untuk saat ini. Alternatif lain untuk menyelesaikan masalah ini adalah jika masyarakat secara terbuka menyampaikan darimana rokok ilegal berada dan produsennya berasal darimana maka tentu cepat diselesaikan permasalahan ini,” sambungnya.

  • Related Posts

    Gubernur : PORWADA 2026 Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB

    MATARAM (KabarBerita)– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) PWI NTB 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas, integritas, dan profesionalisme…

    Resmi Dibuka, Porwada PWI NTB 2026 Jadi Ajang Perkuat Soliditas Pers dan Jaring Atlet Menuju Porwanas 2027

    MATARAM (KabarBerita)–Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 resmi bergulir. Seremonial pembukaan ajang olahraga bergengsi antar-jurnalis ini berlangsung meriah di Sport Center…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    DPR Lale Syifa Sambangi Murnah Penderita Penyakit Kulit, Berikan Bantuan Usaha dan Biaya Berobat

    DPR Lale Syifa Sambangi Murnah Penderita Penyakit Kulit, Berikan Bantuan Usaha dan Biaya Berobat

    Gubernur : PORWADA 2026 Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB

    Gubernur : PORWADA 2026 Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB

    Resmi Dibuka, Porwada PWI NTB 2026 Jadi Ajang Perkuat Soliditas Pers dan Jaring Atlet Menuju Porwanas 2027

    Resmi Dibuka, Porwada PWI NTB 2026 Jadi Ajang Perkuat Soliditas Pers dan Jaring Atlet Menuju Porwanas 2027

    Pesepak Bola Muda Asal Mataram Tembus Gothia Cup 2026, Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia

    Pesepak Bola Muda Asal Mataram Tembus Gothia Cup 2026, Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia

    Penyerahan SK Kepengurusan, DPW PBB NTB Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    Penyerahan SK Kepengurusan, DPW PBB NTB Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    Resmi Terima SK PON 2028, Gubernur NTB Langsung Gaspol Matangkan Persiapan

    Resmi Terima SK PON 2028, Gubernur NTB Langsung Gaspol Matangkan Persiapan