Pemkot Mataram Kaji Penggunaan Angkutan Umum untuk Pejabat, Bemo Kuning Jadi Opsi

Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram tengah mengkaji kebijakan baru untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas di kalangan aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat eselon II dan III. Selain mendorong penggunaan sepeda, Pemkot juga membuka kemungkinan pemanfaatan angkutan umum sebagai moda transportasi pergi dan pulang kantor.

‎Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, mengatakan pihaknya saat ini mendapat tugas untuk mengkaji berbagai skema yang memungkinkan, termasuk penggunaan bemo kuning sebagai sarana transportasi bagi pejabat, terutama eselon III.

‎“Masih kami kaji kemungkinan penggunaan bemo kuning. Nanti dilihat dulu kesiapan armada, termasuk kebutuhan anggaran untuk membayar jasa angkutan tersebut. Hasil kajian akan kami laporkan ke Sekda,” ujarnya.

‎Menurutnya, ada dua pola yang tengah dipertimbangkan. Pertama, menyiapkan trayek khusus yang melayani rute pejabat. Kedua, menggunakan sistem pool, di mana para pejabat berkumpul di titik tertentu sebelum diangkut bersama menggunakan bemo kuning.

‎Namun demikian, Dishub mengakui belum bisa memastikan skema mana yang akan dipilih. Keterbatasan jumlah armada serta kondisi kendaraan menjadi kendala utama dalam perencanaan tersebut.

‎“Jumlah bemo kuning sekitar 36 unit, tapi yang masih layak dan beroperasi hanya sekitar 13 unit. Itu pun saat ini difungsikan untuk angkutan anak sekolah,” jelasnya.

‎Selain bemo, Pemkot juga mempertimbangkan integrasi dengan layanan bus yang sudah ada, seperti rute bus sekolah yang melintasi pusat perkantoran, Taman Sangkareang hingga kawasan bandara. Skema ini dinilai bisa menjadi alternatif jika memungkinkan untuk diakses ASN.

‎Saat ini, Dishub masih melakukan perhitungan teknis, termasuk pendataan lokasi tempat tinggal pejabat yang akan menjadi pengguna layanan tersebut. Kajian awal ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum diserahkan kepada Sekretaris Daerah untuk ditindaklanjuti.

‎“Masih dalam tahap kajian, belum ada keputusan final,” tegas Zulkarwin.

  • Related Posts

    Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

    Mataram(KabarBerita)– Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Mataram yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, Zia Urrahman, M.Pd.I., menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Satuan Kerja (Satker) Reserse Perlindungan…

    DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

    Mataram(KabarBerita)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram bersama Pemerintah Kota Mataram resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

    Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

    Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

    Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

    Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

    Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

    Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

    Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

    Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

    Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

    DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

    DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik