Reklame Bodong Jadi Penghalang Kenaikan Target Pajak di Kota Mataram

‎Mataram(KabarBerita) – Wacana kenaikan target penerimaan dari sektor pajak reklame terganjal keberadaan reklame bodong.

‎Banyaknya reklame “bodong” atau tanpa izin menyebabkan potensi pendapatan daerah bocor hingga miliaran rupiah. Berdasarkan estimasi BKD, nilai potensi yang hilang akibat reklame ilegal bisa mencapai Rp2 miliar per tahun.

‎Dari hasil pantauan petugas kami, masih sangat banyak penyelenggaraan reklame yang tidak berizin. Ini bukan soal kontennya, tapi soal izin penyelenggaraannya,” tegas Kepala Bidang Pelayanan, Penagihan, dan Penyuluhan BKD Kota Mataram, Amrin. Rabu (12/11).

‎Amrin menyampaikan, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram membuka peluang menaikkan target pendapatan dari pajak reklame pada tahun anggaran mendatang. Namun, langkah itu tidak akan dilakukan begitu saja. penyesuaian target hanya akan dilakukan apabila penertiban terhadap reklame tanpa izin atau tidak berizin benar-benar dijalankan secara konsisten.

‎“Boleh saja target dinaikkan, tapi dengan syarat penertibannya juga jalan. ,” tegas Amrin.

‎Amrin menyampaikam, DPRD Kota Mataram sendiri mengusulkan agar target pajak reklame dinaikkan sekitar Rp3 miliar dari target tahun sebelumnya, setelah melakukan kajian bersama tim ahli. Amrin menilai usulan tersebut masuk akal  dengan satu catatan penting: semua penyelenggara reklame harus taat izin.

‎“Kalau semua reklame itu berizin, maka target sebesar itu sangat realistis. Tapi kalau penertiban tidak dilakukan, kami tidak berani menaikkan targetnya,” ujarnya.

‎‎BKD menegaskan, kewenangan mereka hanya pada pemungutan pajak reklame berizin. Sementara untuk reklame ilegal, penindakan menjadi tanggung jawab OPD teknis seperti Dinas PUPR dan Satpol PP sebagai penegak perda. Karena itu, Amrin meminta kolaborasi lintas dinas agar potensi pajak daerah bisa tergarap optimal.

‎“Kami harap PUPR  turun melakukan penertiban . Minimal ada surat teguran . Dengan begitu, penyelenggara reklame akan terdorong mengurus izin. Selain menambah PAD, juga menjaga estetika kota,” tandasnya.

‎BKD pun mengimbau seluruh pelaku usaha reklame untuk segera memperbarui izin mereka  baik izin baru maupun yang sudah kedaluwarsa. “Kalau mau usahanya aman dan daerah juga dapat pemasukan, ya urus izinnya. Sama-sama untung,” pungkas Amrin.

‎Untuk diketahui, target pajak reklame Kota Mataram tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp6 miliar. Hingga periode November 2025, realisasinya baru mencapai 70,68 persen.

  • Related Posts

    Fraksi PPP Desak Pemkot Terbitkan Perwal, Zia Urrahman: Lindungi Anak dari Krisis Identitas dan Penyimpangan Seksual

    Mataram(KabarBerita)– Fraksi PPP DPRD Kota Mataram mendesak Pemerintah Kota Mataram segera mengambil langkah konkret untuk mencegah maraknya penyimpangan seksual dan berbagai tindakan asusila yang dinilai mengancam generasi muda. Selain menyiapkan…

    DPRD Mataram Desak Aset Mataram Mall Diapraisal Ulang, Kontrak Baru Diminta Lebih Menguntungkan Daerah

    Mataram(KabarBerita)– Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan Aprianto, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram segera melakukan appraisal ulang terhadap nilai aset Mataram Mall sebelum masa kerja sama pengelolaannya berakhir pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Lobi Pemprov NTB Berbuah Manis, Jatah BSPS Naik Jadi 10 Ribu Unit

    Lobi Pemprov NTB Berbuah Manis, Jatah BSPS Naik Jadi 10 Ribu Unit

    BPS: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat

    BPS: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat

    Fraksi PPP Desak Pemkot Terbitkan Perwal, Zia Urrahman: Lindungi Anak dari Krisis Identitas dan Penyimpangan Seksual

    Fraksi PPP Desak Pemkot Terbitkan Perwal, Zia Urrahman: Lindungi Anak dari Krisis Identitas dan Penyimpangan Seksual

    DPRD Mataram Desak Aset Mataram Mall Diapraisal Ulang, Kontrak Baru Diminta Lebih Menguntungkan Daerah

    DPRD Mataram Desak Aset Mataram Mall Diapraisal Ulang, Kontrak Baru Diminta Lebih Menguntungkan Daerah

    Jawab Fraksi-fraksi DPRD, Pemkot Mataram Beberkan Strategi Tingkatkan PAD hingga Tuntaskan Temuan BPK

    Jawab Fraksi-fraksi DPRD, Pemkot Mataram Beberkan Strategi Tingkatkan PAD hingga Tuntaskan Temuan BPK

    RDP Komisi IV DPRD NTB: Serapan Anggaran Tinggi, Proyek Bermasalah Tetap Jadi Sorotan

    RDP Komisi IV DPRD NTB: Serapan Anggaran Tinggi, Proyek Bermasalah Tetap Jadi Sorotan