Tanda Tangan Presiden Prabowo Jadi Penentu Sekda Definitif NTB

MATARAM (KabarBerita)-Teka-teki mengenai siapa yang akan menduduki kursi definitif Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah memasuki babak final.

Meskipun hingga saat ini, belum ada kepastian resmi mengenai sosok terpilih lantaran proses administrasi di tingkat pusat masih berjalan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno, mengonfirmasi melalui sambungan telpon mengatakan bahwa saat ini pihak Sekretariat Kabinet (Seskab) masih menunggu tahap akhir dari proses birokrasi di Jakarta.

“Untuk informasi dari Seskab, saat ini masih menunggu penandatanganan dari Bapak Presiden RI,” ujar Yiyit sapaannya, pada selasa (3/3/2026).

Yiyit juga memberikan klarifikasi terkait adanya anggapan ataupun pandangan publik yang menilai proses penetapan ini tergolong lama, Ia memberikan penjelasan berdasarkan pengalamannya selama ini. Menurutnya, pembahasan untuk jabatan Eselon I (termasuk Sekda) memiliki prosedur khusus yang tidak dilakukan secara instan atau perorangan. Karena Proses di Tim Penilai Akhir (TPA) biasanya dilakukan secara kolektif.

Berikut adalah beberapa poin utama mengapa proses tersebut memakan waktu:

  1. Pembahasan Kolektif Tim TPA cenderung mengumpulkan beberapa usulan jabatan Eselon I dari berbagai daerah atau instansi terlebih dahulu sebelum mengadakan sidang pleno.
  2. Efisiensi Birokrasi Membahas usulan satu per satu dianggap kurang efisien bagi tim penentu di tingkat pusat.
  3. Kehadiran Pihak Terkait: Sidang TPA mengundang berbagai pihak terkait untuk membedah rekam jejak dan kapabilitas kandidat secara mendalam.

“Karena kalau dibahas satu per satu bisa menjadi sesuatu (kendala) juga. Rupanya sistemnya menunggu beberapa usulan untuk Eselon I terkumpul, kemudian baru dibahas bersama-sama dalam satu forum,” jelasnya.

Meskipun proses di tingkat daerah melalui Panitia Seleksi (Pansel) telah rampung, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi NTB saat ini dalam posisi siaga menunggu terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) untuk melakukan pelantikan resmi.

Masyarakat diharapkan bersabar menanti hasil akhir yang akan menentukan nakhoda birokrasi tertinggi di Daerah NTB tersebut. (Wira/red).

  • Related Posts

    Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi, NTB Percepat Revisi Tata Ruang

    MATARAM (KabarBerita)– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan mengintegrasikan kajian risiko bencana sebagai fondasi pembangunan yang lebih aman, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus…

    NTB Percepat Revisi Tata Ruang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi

    Mataram (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan mengintegrasikan kajian risiko bencana sebagai fondasi pembangunan yang lebih aman, memperkuat ketahanan pangan,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Usai Dominasi Porprov, FHI Mataram Genjot Pembinaan Hoki Lewat Ekstrakurikuler Sekolah

    Usai Dominasi Porprov, FHI Mataram Genjot Pembinaan Hoki Lewat Ekstrakurikuler Sekolah

    Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi, NTB Percepat Revisi Tata Ruang

    Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi, NTB Percepat Revisi Tata Ruang

    Cabor Hoki Porprov NTB Resmi Berakhir, Mataram Juara Umum ‎

    Cabor Hoki Porprov NTB Resmi Berakhir, Mataram Juara Umum ‎

    Geledah Kantor PT AMGM, Tim KPK Bawa Satu Kardus Besar dan Koper

    Geledah Kantor PT AMGM, Tim KPK Bawa Satu Kardus Besar dan Koper

    PAN Siap Kawal Program Kerja Pemda Lobar Dibawah Pimpinan Ummi Nurul Adha

    PAN Siap Kawal Program Kerja Pemda Lobar Dibawah Pimpinan Ummi Nurul Adha

    Hingga Magrib, KPK Masih Geledah Kantor PT AMGM

    Hingga Magrib, KPK Masih Geledah Kantor PT AMGM