Memperingati Hari Down Syndrome Sedunia Cordilfe: Kenali Gejala Down Syndrome Sejak Dini

Jakarta, kabarberita.co.id – PT. Cordlife Persada ( Cordlife)adalah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan untuk segmen ibu dan anak yang didirikan tahun 2001.

Saat ini Cordlife juga telah melebarkan sayapnya dengan menyediakan layanan diagnostik seperti NIPT ( Non Invasive Prenatal Test ) hingga DNA Testing.Saat ini Cordlife tengah memperingati hari Down Syndrome Sedunia, Cordiife bersama Persatuan Orang Tua Anak Down . Syndrom (POTADS) menyelenggarakan acara 6th Trisomy Awareness Bash 2022 bertema “Mengenai Down – Syndrome lebih Dekat” di Neo Soho Central Park Jakarta (27/3).

Dalam acara ke-enam ini Cordiife juga kembali mengadakan Down Syndrome’s Got Talent Season 2, yaitu ajang perlombaan talenta yang diikuti oleh ratusan anak down syndrome di seluruh Indonesia dengan talenta-talenta yang luar biasa.

Down syndrome yang dikenal juga sebagai trisomi 21 adalah merupakan kelainan genetik yang dapat dideteksi sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

Kromosom manusia normalnya pada setiap sel berjumlah 46, namun bagi mereka dengan kondisi down syndrome memiliki jumlah 47 kromosom. Kelainan tersebut dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya seorang anak dan menimbulkan perbedaan khas pada struktur wajah, postur tubuh, dan ciri fisik lainnya.

Asisten Manager PT Cordlife Persada, Wita Pratiwi mengungkapkan
” Bahwa acara yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya ini bertujuan agar masyarakat dapat mengenal dan dekat dengan anak down syndrome”.

Lebih lanjut WITA menjelaskan “Kelahiran bayi dengan kondisi down syndrome di Indonesia terbilang tinggi. Menurut data Riskesdas tahun 2018, 0,2196 permasalahan kelahiran pada bayi berusia 24-59 bulan berkaitan dengan kasus down syndrome”.

Mengacu pada data Laju Pertumbuhan Penduduk di tahun 2018 terlahir 8.820 bayi dengan kondisi down syndrome,” ungkapnya saat diwawancara. “Oleh karena Itu setiap tahunnya kami secara konsisten menyelenggarakan acara ini, sebagai upaya dan komitmen Cordlife dalam mengedukasi masyarakat agar mereka dapat melakukan deteksi dini dan mempersiapkan Perjalanan kehamilan terbaik,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh dr. Kianti Darusman, SPMIK), MMedSci, dr. Ardiansjah Dara, SpOG dan Grandis Tenar berhasil menarik perhatian pengunjung serta memeriahkan acara yang sedang berjalan.

Pratiwi berharap ” Dengan hadirnya narasumber tersebut dalam acara tahun ini dapat memberikan edukasi yang berarti bagi masyarakat, khususnya orang tua dengan anak berkebutuhan khusus, serta memberikan inspirasi bagi anak-anak dengan kondisi down syndrome untuk terus maju dan berkarya.

“Melalui kegiatan Hari Down Syndrome Dunia 2022 dan juga 6th Trisomy Awareness Bash 2022 ini, kami juga berharap dapat membantu anak-anak down syndrome lebih dikenal dan lebih diterima di masyarakat, serta dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai persiapan sejak dini untuk perawatan anak dengan down syndrome yang lebih baik dan dibantu dengan mendapatkan support system yang tepat bersama POTADS.

Selain itu kami juga menggandeng Laulima sebagai platform edukasi dalam menyebarkan awareness mengenai kondisi down syndrome ini ” imbuh Pratiwi.

Keseruan lainnya dalam event 6th Trisomy Awareness Bash 2022, penyelenggara juga mengadakan kegiatan Sandwich Challenge yang didukung oleh Oxone dan juga Moms and Kids Dance Challenge bersama dengan Grandis Tenar @grandistenar yang berlokasi di Neo Soho Central Park Mall.

Ditambahkan oleh Irsani Fenilia, Product Manager PT Cordlife Persada, “Sebagai perusahaan pelayanan kesehatan dan pioner dalam industri penyimpanan darah tali pusat di Asia. Visi Cordlife membantu banyak orang hidup lebih sehat, lebih bahagia,
lebih baik melalui acara ini.

Cordlife juga ingin memberika informasi kepada masyarakat salah satunya mengenai layanan diagnostic yang Cordlife miliki salah satunya NIPT ( Non Invasive Prenatal Test ) yang mendeteksi kelainan kromosom sejak usia kehamilan 10 minggu, salah satunya kelainan pada kromosom 21 atau dikenal down syndrome. Cordlife berharap dengan mengetahui kondisi janin sedini mungkin akan semakin banyak keluarga di Indonesia dapat mempersiapkan perjalanan kehamilannya”.tegas Fenilla.

( Shanty Rd )

Pos terkait