Tata Cara Wudhu Yang Benar dan Do’a Lengkapnya

Doa Lengkap Wudhu
Doa Lengkap Wudhu

Daftar Isi

KabarBerita.co.id – Wudhu merupakan suatu hal yang tiada asing bagi setiap muslim, sejak kecil ia telah mengetahuinya bahkan telah mengamalkannya. Akan tetapi apakah wudhu yang telah kita lakukan selama bertahun-tahun atau bahkan telah puluhan tahun itu telah benar sesuai dengan apa yang diajarkan Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam? Karena suatu hal yang telah menjadi konsekuensi dari dua kalimat syahadat bahwa ibadah harus ikhlas mengharapkan ridho Allah dan sesuai sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam.

Demikian juga telah masyhur bagi kita bahwa wudhu merupakan syarat sah sholat, yang mana jika syarat tidak terpenuhi maka tidak akan teranggap/terlaksana apa yang kita inginkan dari syarat tersebut. Sebagaimana sabda Nabi yang mulia, Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam, “Tidak diterima sholat orang yang berhadats sampai ia berwudhu”. HR. Bukhori no. 135, Muslim no. 225.

Demikian juga dalam juga Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan kepada kita dalam KitabNya,“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki”. (QS Al Maidah [5] : 6).

Tata Cara Wudhu Yang Benar dan Do’a Lengkapnya

Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul Wudhuu-a Lirof’ill Hadatsil Asghori Fardhol Lillahi Ta’aala.
Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu karena Allah“.

Membasuh Telapak Tangan

Dilakukan sebanyak 3 kali hingga ke sela-sela jari, dan membaca doa:

اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدِيْ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا

Allohumma Ihfadh Yadi Min Ma’ashika Kullaha
“Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat.”

Berkumur

Berkumur sebanyak 3 kali, dan membaca doa:

اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ

اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا

Allohumma A’inni ‘Ala Dzikrika Wa Syukrika, Allohumma Asqini Min Haudhi Nabiyyika Shalallahu’alaihi Wa Sallam Ka’san La Adzma’a Ba’dahu Abadan
Ya Allah,tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya.

Membersihkan Lubang Hidung

Membersihkan lubang hidung 3 kali. Pada saat menghirup air, lalu mengeluarkannya dengan memencet hidung, dalam hati membaca doa :

اللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الْجَنَّةِ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نِعَمِكَ وَجَنَّاتِك

Allohuma Arihni Rooihatal Jannah, Allohumma La Tahrimni Roihata Ni’amika Wa Jannatika.
“Ya Allah (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga.”

Membasuh Wajah

Membasuh wajah dilakukan mulai dari ujung kepala tumbuhnya rambut hingga bawah dagu di sertai dengan membaca doa:

اللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ

Allohumma Bayyidh Wajhi Yauma Tabyadhu Wujuhun Wa Taswaddu Wujuh
“Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam.”

Membasuh Tangan

Basuh kedua belah tangan hingga siku, dahulukan anggota tubuh bagian kanan.

Do’a membasuh tangan kanan

اللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِينِيْ
وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيرًا

Allohumma A’thini Kitabi Biyamini, Wa Hasibni Hisaban Yasiron
“Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.”

Do’a membasuh tangan kiri

اللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ

وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ

Allohumma Laa Tu’thini Bi Syimaali, Wa Laa Min Waroo’i Zhahri
“Ya Allah, jangan kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan janganlah pula diberikan dari balik punggungku.”

Mengusap Kepala

Mengusap sebagian kepala sebanyak 3 kali dan membaca doa;

اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّك

Allohumma Harrim Sya’ri Wa Basyari ‘Ala An-nari Wa Azhilni Tahta ‘Arsyika Yauma La Zhilla Illa Zhilluka

“Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.”

Mengusap Telinga

Mengusap kedua telinga secara bersamaan dengan membaca doa;

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ

*ALLOHUMMA IJ’ALNI MINALLADZINA YASTAMI’UNAL QOULA FAYATTABI’ÛNA AHSANAHU*.
“Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut.”

Membasuh Kaki

Membasuh kedua kaki hingga di atas mata kaki, dan dilakukan sebanyak 3 kali dimulai dari kanan terlebih dahulu.

Do’a Kaki Kanan

اللهم اجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا.

اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ

 

Allohumma Ij’alhu Sa’yan Masykuron Wa Dzamban Maghfuron Wa ‘Amalan Mutaqobbalan, Allohumma Tsabbit Qodami ‘Ala Shirothi Yauma Tazila Fihil-Aqdam.

“Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”

Do’a Kaki Kiri

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَنْزِلَ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ يَوْمَ تَنْزِلُ فِيْهِ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ

Allohumma Inni A’udzu Bika An Tanzila Qodami ‘Anish-shirothi Yauma Tanzilu Fihi Aqdamul Munafiqin.

“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir.”

Do’a Setelah Wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Asyhadu Alla Ilaha Illallohu Wahdahu La Syarika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhu Wa Rosuluhu, Allohummaj’alni Minat Tawwabina Waj’alnii Minal Mutathohhirin(a).

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih).”

Itulah doa tata cara wudhu yang baik beserta doanya, Disunahkan mendahulukan anggota tubuh bagian kanan serta dilakukan dengan tertib dan teratur. Akhirnya Segala perkara yang benar datangnya hanya dari Allah Ta’ala semata, sedang yang salah dan keliru datangnya dari saya sendiri dan Syaitan yang selalu menghembus hembuskan kedzaliman serta kesesatan bila ada kekurangannya mohon maaf.

Pos terkait